Breaking News:

Kartu Prakerja

Cara Cairkan Insentif Kartu Prakerja via BNI, OVO, Gopay & LinkAja, Bukan Login www.prakerja.go.id

Cara Cairkan Insentif Kartu Prakerja via BNI, OVO, Gopay & LinkAja, Bukan via Login www.prakerja.go.id

Editor: Rendy Nicko
ADITYA PRADANA PUTRA/Antara
Cara Cairkan Insentif Kartu Prakerja via BNI, OVO, Gopay & LinkAja, Bukan via Login www.prakerja.go.id 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Berikut panduan dan Cara Mencairkan Dana Kartu Prakerja atau Insentif Kartu Prakerja via ATM BNI atau e-wallet OVO, Gopay dan LinkAja

Setelah Daftar Kartu Prakerja di www.prakerja.go.id, pendaftar bisa dapat Insentif Kartu Prakerja. Cek cara mencairkan dana Kartu Prakerja via ATM BNI atau e-wallet OVO, Gopay dan LinkAja.

Adapun Cara Mencairkan Dana Kartu Prakerja atau Insentif Kartu Prakerja bisa melalui e-wallet ( OVO, Gopay, LinkAja ) atau ATM BNI.

Banyak peserta program Kartu Prakerja yang belum mendapatkan Insentif Kartu Prakerja sebesar Rp 600.000 belum cair per bulan, sekalipun sudah selesai mengikuti pelatihan berbasis online tersebut.

LINK www.prakerja.go.id, Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 5, Masukkan Syarat Ini Jelang Ditutup

LINK Pendaftaran Kartu Prakerja 2020 www.prakerja.go.id, Segera Login Gelombang 5 Ditutup 23 Agustus

LINK Cek Subsidi Gaji atau Bantuan Subsidi Upah Rp 600 Ribu Karyawan Swasta via BPJS Ketenagakerjaan

Cara Aktivasi Promo Telkomsel 10GB Cuma Rp 2 Ribuan, Paket Internet Murah & Kuota Gratis Ada

Ternyata ada beberapa alasan di balik tertahannya pencairan insentif. Umumnya, ini disebabkan kesalahan teknis yang tidak disadari oleh para peserta.

Direktur Operasi Kartu Prakerja, Hengki Sihombing menjelaskan, insentif akan diberikan jika peserta sudah membeli pelatihan pada mitra platform digital dan menyelesaikannya. Itu merupakan kewajiban bagi para peserta.

Setelah itu, peserta harus memberikan ulasan dan rating dari pelatihan yang sudah mereka beli. Selain itu, penilaian tersebut akan dilaporkan kepada manajemen Manajemen Pelaksana (PMO) kartu prakerja setidaknya dalam dua hari.

"Berikan rating 1-5 bahwa pelatihan ini cukup membantu atau tidak dan berikan ulasannya. Itu adalah syaratanya," ungkap dia dalam webinar Katadata: Disrupsi Digital untuk Pelayanan Publik, Selasa (14/7/2020).

Oleh sebab itu, tanpa merampungkan pelatihan yang sudah dibeli dan memberikan rating juga ulasan, maka insentif tak bisa dicairkan. Menurut Hengki, banyak peserta yang belum menyelesaikan proses pelatihannya.

"Masih ada beberapa peserta yang juga sudah beli pelatihan, cuma masih ada sisa saldo yang belum digunakan, dan itu harusnya bisa dibelikan pelatihan yang lain untuk tingkatkan kompetensi mereka," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved