Berita Banjarmasin
Mahasiswa Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang Bagikan Masker
Sejak adanya pandemi Covid-19, tak jarang mendorong komunitas, organisasi, instansi dan sebagainya melakukan aksi sosial dengan membagikan masker hing
Penulis: Frans Rumbon | Editor: Edi Nugroho
Editor: Edi Nugroho
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sejak adanya pandemi Covid-19, tak jarang mendorong komunitas, organisasi, instansi dan sebagainya melakukan aksi sosial dengan membagikan masker hingga hand sanitizer.
Hal ini pun juga dilakukan oleh empat mahasiswa yang dari Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yakni Bella Sari Putri Arizky, Khamila Swastika G, R A Ken Mita Nur Eva dan juga Nia Fauziah.
• VIDEO Tugu Bebek Dekat Kantor Gubernur Kalsel, Sisa Perayaan HPN 2018
Aksi yang mereka lakukan sekaligus dalam rangka pengabdian kepada masyarakat melalui program dari Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) 14 FK UMM, dengan dosen pembimbing yakni Yaris Adhial Fajrin, SH, MH.
Menariknya aksi ini dilakukan serentak, dengan menyasar empat pasar yang berbeda, sesuai dengan domisili mereka masing-masing.
Adapun empat pasar tersebut, masing-masing adalah Pasar Bauntung (Banjarbaru), Pasar Kabupaten Bojonegoro (Jawa Timur), Pasar Induk Gadang (Malang), dan Pasar Kahayan (Palangkaraya).
Tidak hanya sekadar membagikan masker dan hand sanitizer ke para pedagang serta pengunjung pasar, mereka pun juga masing-masing melakukan edukasi berupa penyuluhan tentang bahaya Covid-19.
Mereka juga masing-masing membagikan selebaran kertas yang berisi informasi-informasi (leaflet) untuk media melakukan edukasi.
Dan untuk melakukan aksi di Pasar Bauntung, Bella Sari Putri Arizky diterima dengan baik dan dibantu oleh Kepala Pasar Bauntung, M Mahrus beserta staf.
• Jadwal MotoGP Styria 2020 Siaran Langsung Trans7 : Misi Quartararo di Seri ke-5 MotoGP 2020
Kepada banjarmasinpost.co.id, mahasiswa yang akrab disapa Bella ini mengatakan aksi ini sengaja dilakukan dengan menyasar pasar-pasar, karena merupakan tempat dengan risiko penularan Covid-19 yang tinggi.
"Harapannya dengan adanya kegiatan ini, baik pedagang maupun masyarakat yang mengunjungi pasar paham betul dengan bahaya Covid-19. Dan ini juga sebagai bentuk kepedulian kami kepada pedagang yang tetap harus mencari nafkah di masa pandemi ini dengan risiko yang tinggi," kata anak dari dr Sri Sofhia Wahyuni, SpTHTKL.
• Update Covid-19 Kabupaten HST: 26 Orang Positif, Hasil Swab 15 Persen Warga Terinfeksi
Ditambahkan juga oleh Bella, dengan kegiatan yang dilakukan ini diharapkan juga bisa membantu mencegah serta mengurangi penularan Covid-19.
"Tidak sedikit yang sudah menjadi korban Covid-19. Jadi kami pun ikut berusaha membantu dengan membagikan masker, hand sanitizer serta memberikan edukasi mengenai Covid-19 khususnya bagaimana cara penularannya," tutupnya. (Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/umm-bagi-masker.jpg)