Berita Kabupaten Banjar
4G Masuk Paramasan Banjar Kalsel, Pelajar SMP ini Pun Belajar dari Grup WhatsApp
Sudah sekitar satu bulan pelajar SMPN 1 Paramasan Kabupaten Banjar bisa belajar secara daring dan luring.
Penulis: Milna Sari | Editor: Eka Dinayanti
Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sudah sekitar satu bulan pelajar SMPN 1 Paramasan Kabupaten Banjar bisa belajar secara daring dan luring.
Meski sempat disebut-sebut daerah luar jaringan (luring) nyatanya kini pelajar sudah bisa belajar melalui grup WhatsApp.
Ungkap Kepala SMPN 1 Paramasan, Dedy Rahman memang tidak semua daerah di Paramasan sudah tercover sinyal.
Geografis Paramasan yang bukit dan pegunungan membuat sinyal internet hanya melingkupi daerah terdekat dengan BTS.
• Sosok Pria dipamerkan Cita Citata, Picu Bully Netizen Usai Gagal Menikah Bersama Roy Geurts
• JADWAL Tes SKB CPNS 2019 Sudah Dirilis BKN, Cek Daftar Lokasi dan Prosedurnya
• Tersangka Pelaku Pembunuhan di Pasar Batuah Martapura Kalsel Terungkap, Korban Tewas Dikeroyok
"Karena terhalau gunung sehingga sinyal tidak sampai, tapi kalau dipancing penguat sinyal ada saja sinyalnya," ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Kamis (20/8/2020).
Sejak Paramasan mendapatkan sinyal 4G, pada rapat terakhir ujar Dedy, bersama dewan guru dan wali kelas, dibentuk grup perkelas yang meliputi wali kelas, guru dan siswa.
"Kegiatan belajar mengajar kita menggunakan luring, materi dan tugas disampaikan kepada wali kelas kemudian dari wali kelas mendistribusikan ke siswa melalui grup WhatsApp," jelas Dedy.
Teknisnya, tambah Dedy, siswa yang tidak memiliki android atau punya android namun tidak ada sinyal internet bisa meminta teman grupnya untuk mengirimkan materi dan tugasnya.
Memang sebelum ada sinyal 4G, jelas Dedy, pihaknya juga sempat bingung.
Namun kurang lebih satu bulan ini sinyal 4G sudah ada, sehingga kegiatan belajar mengajar jarak jauh sudah bisa teratasi.
"Walaupun sebagian siswa harus cari sinyal dulu ke dekat menara tapi masih tetap bisa melalui grup WhatsApp," terangnya.
Seperti diketahui hingga kini Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar masih menerapkan belajar dari rumah atau pembelajaran jarak jauh.
Disamping itu Disdik juga meminta agar guru tingkat TK hingga SMP melakukan WFH demi menekan angka kasus Covid 19 di Kabupaten Banjar.
Banjarmasinpost.co.id/rii