Breaking News:

Berita Tapin

Empat Jembatan di Keladan Tapin Memprihatinkan, Begini Kondisinya

Sebanyak empat unit jembatan kayu ulin yang berada di Desa Keladan, Kecamatan Candi Laras Utara, Kabupaten Tapin memprihatinkan

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Hari Widodo
Dari Ardiansyah untuk BPost
Oprit jembatan kayu ulin di Desa Kaladan, Kecamatan Candi Laras Utara, Kabupaten Tapin, Kalsel, dikeluhkan karena rusak 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Sebanyak empat unit jembatan kayu ulin yang berada di Desa Keladan, Kecamatan Candi Laras Utara, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kondisinya memprihatinkan.

Dari empat jembatan itu, rata-rata mengalami kerusakan di bagian oprit jembatan. Usia jembatan itu dibangun pada 1990 an.

Warga berupaya menambal oprit jembatan itu dengan kayu seadanya agar dapat dilintasi.

Satu jembatan yang berada di lingkungan RT 10 sangat mengkhawatirkan.

Jembatan Akses ke Gunung Batubesar Kotabaru Rawan Ambruk, Begini Kondisinya

Masih Pemula, Goweser Meninggal di Pinggir Jalan Menuju Jembatan Barito Diduga Kelelahan

Warga Desa Rumintin Kabupaten Tapin Berharap Perbaikan Jembatan

Itu karena baut besi jembatan sebagian terlepas karena berkarat. Alibatnya lantai badan jembatannya goyang.

Muhammad Erwani, mengatakan warga Desa Keladan berharap jembatan kayu itu diganti jembatan beton.

Itu seperti kondisi jembatan di desa tetangga, Desa Margasari Hilir atau paling tidak jembatan kayu diperbaiki agar tidak membuat warganya yang melintas mengalami kecelakaan.

"Setiap tahun, perbaikan jembatan itu kami usulkan di Musrenbang Kecamatan dan belum ada tanda-tanda perbaikan," ujar lelaki yang menjabat Sekretaris Desa Keladan.

Imbas Covid-19, Perbaikan Jembatan Sungai Hanyar Kabuapten Kotabaru Tertunda, Dijanjikan Tahun Depan

Tak hanya itu, akses jalan Desa Keladan terhalang tiang listrik. Ada sekitar 40 tiang listrik berdiri kokoh ditengah jalan Desa yang dibetonisasi.

"Awalnya jalan itu tidak lebar. Kemudian dilebarkan," ujar Ardiansyah.

Tokoh masyarakat Desa Keladan itu mengatakan keberadaan tiang listrik masuk desa Keladan itu, sekitar 1990 an.

"Kemudian pelebaran jalan Desa Keladan pada 2016 lalu. Makanya posisi tiang listrik di tengah badan jalan," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved