Breaking News:

Berita Kesehatan

Setelah Berolahraga saat Pandemi Corona, Sebaiknya Mandi Air Dingin atau Air Panas?

Setelah berolahraga sepeda, bermain tenis, lari atau fitnes orang buru-buru mandi untuk membersihkan tubuh dari keringat dan kotoran.

Editor: Didik Triomarsidi
Torwai via Kompas.com
Ilustrasi mandi. 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID - Pernahkah terpikirkan oleh Kamu setelah berolahraga dimasa pendemi Corona apakah mandi memakai air dingin atau air hangat.

Perlu diperhatikan, saat seseorang berolahraga, jantung akan meningkatkan oksigen yang dipompa ke otot.

Biasanya olahraga didahului dengan pemanasan agar tubuh siap menghadapi stres fisiologis yang timbul selama latihan.

Setelah olahraga perlu pendinginan untuk membantu otot pulih lebih cepat.

Lalu setelah pendinginan biasanya orang-orang langsung pergi ke kamar mandi untuk meredakan nyeri otot dan sendi.

UPDATE Corona Dunia Minggu 23 Agustus, Kematian Tembus 800.000 Setara 246 Orang Meninggal Per Jam

Jelang Final Liga Champions PSG Vs Bayern Muenchen Live SCTV, Jadi Ajang Adu Tajam Dua Tim Tersubur

6 Penumpang Batik Air Positif Corona, Berasal dari Jakarta dan Operasional Pesawat Dihentikan

Tidak dapat dipungkiri mandi air panas yang beruap terasa nyaman pada otot yang lelah.

Mandi setelah berolahraga juga membantu membersihkan keringat dan bakteri dari kulit.

Dilansir How Stuff Works, mandi air panas akan mendorong aliran darah ke kulit dan menenangkan otot. Mandi air dingin justru sebaliknya.

Saat tubuh menangkap suhu dingin, tubuh akan melakukan yang terbaik untuk melindungi organ dalam dan mendorong darah mengalir dari ekstremitas luar serta kulit.

Tapi mengapa hal itu justru yang terbaik?

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved