Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

BRI Banjarmasin Usulkan 2.768 Pelaku Usaha Mikro Dapat Bantuan Program Banpres Produktif Mikro

Sebanyak 2.768 pelaku usaha mikro diusulkan Bank BRI Kantor Cabang Banjarmasinmendapatkan bantuan Program Banpres Produktif Mikro

BRI Banjarmasin Usulkan 2.768 Pelaku Usaha Mikro Dapat Bantuan Program Banpres Produktif Mikro
istimewa
Salah satu pelaku usaha mikro

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebanyak 2.768 pelaku usaha mikro diusulkan Bank BRI Kantor Cabang Banjarmasin mendapatkan bantuan Program Banpres Produktif Mikro.

"Rinciannya untuk kantor cabang BRI Banjarmasin A Yani sebanyak 811 pelaku Usaha Mikro dan Bank BRI Banjarmasin Cabang Samudra ada 1.957 orang," papar Mujiono, Asisten Manager Pemasaran Mikro BRI Kantor Cabang Banjarmasin A Yani, Selasa (25/8/2020).

Menurutnya, untuk tahap I seluruh indonesia sudah masuk perekening penerima program Banpres Produktif untuk Usaha Mikro sejak 24 Agustus 2020 lalu.

"Pelaku UMKM akan menerima bantuan program produktif usaha mikro sebesar Rp.2.400.000," tandasnya.

Ibu Penganiaya Anak Kandung di Sampit Konsumsi Narkoba

Besaran Gaji Ke-13 & THR PNS, TNI dan Polri 2021 Bertambah, Tunjangan Kinerja Dipastikan Cair

Ternyata Pegawai Honorer Juga Dapat Subsidi Gaji Rp 600.000, Begini Penjelasan Menaker

Namun, kata Mujiono, kalau sudah jadi nasabah pinjaman KUR, tidak bisa dapat program Banpres Produktif usaha mikro

Dijelaskannya, tahap pertama penyaluran BPUM telah sukses menjangkau 1 juta pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia dari target penerima 9 juta pelaku usaha mikro.

Namun, untuk penerima bantuan yang diusulkan BRI Banjarmasin ke Kemendikbud RI masih belum tahu siapa dan berapa jumlahnya yang sudah cair.

Seperti diketahui, upaya akselerasi pemulihan perekonomian melalui stimulus program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) terus dilakukan pemerintah.

Salah satu program terbaru adalah Program Banpres Produktif untuk Usaha Mikro (BPUM) yang digulirkan bagi pelaku usaha mikro dengan kreteria tertentu sebagaimana diatur dalam Permenkop No 6 Tahun 2020.

Pertama, diberikan satu kali dalam bentuk uang sebesar Rp 2,4 juta kepada pelaku usaha mikro yang memenuhi kriteria tidak sedang menerima kredit atau pinjaman dari Bank dan bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, anggota kepolisian, pegawai BUMN atau pegawai BUMD.

(banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved