Breaking News:

Tajuk

Nasib Panti Asuhan

Kurang lebih 117 panti asuhan di Kalsel, banyak diantaranya yang sampai saat ini mengalami kesulitan keuangan. Jumlah donasi yang diterima merosot.

Editor: Syaiful Akhyar
BANJARMASINPOST.CO.ID - Semua sektor kehidupan terdampak signifikan akibat Pandemi Covid-19.

Salah satunya adalah kehidupan di panti asuhan, yang selama ini bergantung pada para penyandang dana.

Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung memberi pengaruh terhadap kehidupan anak yatim dan duafa di panti asuhan.

Di Kalimantan Selatan, Pandemi Covid-19 yang sudah menyebar ke Kalsel sejak Maret Tahun 2020 lalu memberi dampak sosial terhadap panti-panti asuhan.

Disebutkan Ketua Forum Panti Asuhan se-Kalsel, H M Hanafi, dari kurang lebih 117 panti asuhan banyak diantaranya yang sampai saat ini mengalami kesulitan keuangan. Jumlah donasi yang diterima merosot.

Situasi yang memaksa para pengurus panti asuhan di Kalsel sampai menghadap ke Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel beberapa waktu lalu, rasa kebingungan dan berharap bisa mencari jalan ke luar bersama.

Situasi ini memang perlu pemikiran dan gotong-royong. Bila berharap dari bantuan makanan melalui Kesra rasanya belum mencukupi, apalagi bila disalurkan per tiga bulan. Terlebih kondisi di masing-masing kabupaten/kota berbeda-beda.

Perlu ada program lainnya yang dapat diupayakan Pemerintah Provinsi Kalsel agar bantuan untuk para panti asuhan se-Kalsel bisa lebih merata. Selain itu, peranan dari program bantuan CSR pun akan sangat membantu. 

Apa yang baru-baru saja dilakukan Pertamina bisa jadi contoh, belum lama ini Pertamina Peduli menyalurkan bantuan melalui “Program Pemberdayaan Panti Pengembangan Pelatihan Menjahit” yang diberikan kepada sejumlah panti asuhan yatim piatu, panti wreda atau lansia dan panti penyandang disabilitas.

Program ini selenggarakan dengan penerima manfaat totalnya mencapai sekitar 450 orang dari 7 panti sosial yang tersebar di Jakarta dengan total anggaran sebesar Rp 849 juta.

Bila semua itu selaras, lalu dipadukan dengan kiprah pengurus panti asuhan di Kalsel untuk mencari alternatif pendanaan, membuat usaha sederhana agar tidak sepenuhnya bergantung pada donasi.

Jadi bila dilakukan secara bersama, optimistis bisa bangkit dari situasi sulit ini. (*)

Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved