Breaking News:

Berita Palangkaraya

Petugas Satshabara Polresta Palangkaraya Sosialisasi Cegah Karhutla Sekaligus Bagikan Masker

Satsabhara Polresta Palangkaraya lakukan sosialisasi ajak masyarakat cegah kebakaran hutan dan lahan sekaligus mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
Polresta Palangkaraya
Petugas saat melakukan pendekatan persuasif kepada warga untuk mensosialisasikan larangan membakar lahan dan membagikan masker. 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Instansi yang tergabung dalam pencegahan kebakaran lahan gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk mencegah kebakaran hingga membagikan masker.

Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana Pusdalob Kalteng terus melakukan patroli ke warga agar tidak membakar lahan selama musim kemarau ini.

Kegiatan patroli dalam rangka siaga terjadinya Karhutla sehingga petugas menyasar ke daerah pinggiran kota.

Seperti di Jalan Petuk Katimpun ditemukan lahan di sekitar pekarangan rumah terbakar namun secara terkendali, kepada pemilik atas nama Herdi yang diimbau segera dipadamkan dan langsung dilaksanakan pemadaman mandiri.

Kopi Pasar, Kopi Susu dengan Sentuhan Aroma dan Rasa Rempah Ciri Khas Niaga Koffee Banjarmasin

Penghapusan Denda Pajak Kendaraan Bermotor di Kalteng Diperpanjang Hingga 1 Oktober 2020

Penyaluran Subsidi Gaji Karyawan Rp 2,4 Juta Ditunda, Pemerintah Sebut Masalah Data Jamsostek

Kemudian di Jalan Merdeka, Jalan Mahir Mahar lintas di temukan tebasan baru dan mulai kering dikhawatirkan rawan terbakar juga ada di Jalan George Obos ditemukan tebasan telah dibakar sebagian.

Sementara itu, Satsabhara Polresta Palangkaraya melakukan sosialisasi mengajak masyarakat mencegah Karhutla dan mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19.

Kegiatan tersebut dilakukan oleh anggota patroli, Bripda Agus dan Bripda Jeki ketika menyambangi lahan perkebunan buah pepaya milik Ibu Sri yang berada di Jalan Karanggan, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Agus berdialog tentang kerawanan terjadinya karhutla di sekitar kawasan tersebut, karena banyaknya lahan yang telah mengering akibat musim kemarau dan berpotensi terbakar apabila tersulut api.

"Semua harus berperan aktif mencegah terjadinya karhutla di Kota Palangkaraya, demi menjaga kelestarian alam Bumi Tambun Bungai ini dan mengantisipasi terjadi bencana kabut asap,” ujarnya.

Mereka juga menyampaikan larangan karhutla dan membagikan masker sebagai bentuk kepedulian akan wabah Covid-19 yang masih melanda hingga saat ini, serta mencegah penyebaran virus tersebut di tengah aktivitas masyarakat yang saat ini mulai melakukan adaptasi baru.

(banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved