Breaking News:

Berita Ekonomi

Pendapatan Bersih Astra Agro Naik 6,5 Persen

Di tengah pandemik Covid-19, PT Astra Agro Lestari Tbk mencatatkan kinerja finansial yang positif pada semester I tahun 2020.

banjarmasinpost.co.id/aya sugianto
Menggunakan perahu cis, dua orang pemadam kebakaran patroli memantau kawasan rawan titik api di sekitar area perkebunan sawit PT Subur Agro Makmur (SAM), anak usaha Grup Astra Agro Lestari yang letaknya di Desa Bajayau, Kecamatan Daha Barat Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Di tengah pandemik Covid-19, PT Astra Agro Lestari Tbk mencatatkan kinerja finansial yang positif pada semester I tahun 2020.

Pendapatan bersih Perseroan naik 6,5 persen dari Rp 8,5 triliun pada semester I tahun 2019 menjadi Rp 9,1 triliun.

Kenaikan pendapatan ini ditopang oleh kenaikan harga jual rata-rata CPO Perseroan selama tahun 2020 seperti yang sudah disampaikan pada Public Expose yang diselenggarakan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, (26/8).

Menurut Tofan Mahdi Senior Vice President of Communication PT Astra Agro Lestari Tbk, selama semester I tahun 2020, harga jual rata-rata CPO Astra Agro naik 25,9 persen dari Rp 6.441 per kilogram tahun 2019 menjadi Rp 8.109 per kilogram.

Kenaikan harga CPO di tengah pandemik disebabkan oleh meningkatnya daya serap pasar dalam negeri sebagai dampak dari pelaksanaan program mandatori B30 oleh Pemerintah Republik Indonesia.

OJK dan Pemkab Tala Gencar Berantas Rentenir, Berkedok Pinjaman Online

Bincang Kepala BPBD Kalsel di BTalk: Belum Habis Covid-19 Terbitlah Karhutla

Selama Tujuh Bulan Satresnarkoba Polres Tabalong Sita 354, 13 Gram Sabu dan Amankan 78 Tersangka

Komisi I DPRD Kalsel Minta KPU Tegas Soal Mekanisme Syarat Pencalonan di Masa Pandemi

Dari sisi operasional, pada periode yang sama, produksi CPO Astra Agro turun 15,2 persen dari 834 ribu ton menjadi 707 ribu ton sebagai dampak dari cuaca kering yang terjadi di tahun sebelumnya.

Selama pandemik Covid-19, kata Santosa, kegiatan operasional di perkebunan kelapa sawit Astra Agro berjalan normal.

Perseroan menerapkan protokol Covid-19 yang ketat di mana physical distancing diterapkan dalam seluruh kegiatan karyawan serta menyiapkan perlengkapan dan sarana mencegah penularan Covid-19, seperti dengan pemakaian masker dan penyediaan disinfektan.

Selain itu, juga diberlakukan pembatasan akses keluar masuk ke dalam wilayah areal perkebunan.

Tantangan selain Covid-19 adalah puncak musim kemarau yang berpotensi mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Perseroan melakukan pencegahan dengan meningkatkan langkah-langkah antisipatif, seperti diperkuatnya Fire Management System dengan penggunaan Unmaned Aerial Vehicle (UAV), pesawat tanpa awak atau drone yang diterbangkan secara rutin untuk memantau kondisi sekitar perkebunan.

Di samping itu, Astra Agro menyiapkan infrastruktur seperti unit pemadaman, embung, simulasi serta koordinasi dengan pemerintah dan instansi terkait, maupun sosialisasi kepada masyarakat yang dilakukan secara intensif.(*)

Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved