Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Penjualan Turun Selama Pandemi, Produksi Kisi-kisi di Banjarmasin Tetap Jalan

Penjualan kisi-kisi berbahan kayu ulin masih tetap berproduksi meskipun penjualan menurun semenjak pandemi corona

banjarmasinpost.co.id/leni wulandari
Pengrajin kisi-kisi di kota Banjarmasin. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pembuatan kisi-kisi atau angin-angin rumah berbahan baku ulin tetap berproduksi meskipun penjualan menurun semenjak pandemi corona.

Pembelinya, kebanyakan justru dari luar Kota Banjarmasin, Batola, daerah Kalteng bahkan hingga dari Pulau Jawa.

Pengrajin kisi-kisi tepatnya di Jalan Pahlawan, kelurahan Seberang Mesjid kecamatan Banjarmasin Tengah mengungkapkan terjadi penurunan permintaan separuh dari biasanya semenjak terjadinya wabah virus Corona.

Ialah Syahbani, karyawan toko pengrajin kisi-kisi Dua Sahabat tersebut menjelaskan dampak yang dirasa saat pandemi mewabah begitu dirasa perbedaannya.

16 Tahun Menjadi Pengrajin Kayu Ulin, Hanya Satu yang Diharapkan Lelaki ini, Penerus Profesinya

Sulap Limbah Kayu Ulin Jadi Cobek, Nur Pasarkan Produknya di Seluruh Kalsel hingga Kaltim

Pengrajin di Tanahlaut Ini Manfaatkan Limbah Kayu Ulin Jadi Perabot Rumah Tangga, Begini Hasilnya

"Sampai sekarang penurunannya 50 persen dari hari normal," kata Syahbani, Rabu (26/8/2020).

Meskipun demikian, pembuatan di toko pengrajin kisi-kisi tempatnya bekerja terus memproduksi kisi-kisi yang juga berbahan dasar kayu Ulin.

Sedangkan pengrajin kisi-kisi di Jalan Piere Tendean di kecamatan Banjarmasin Tengah mengungkapkan selama pandemi Tidak ada kendala yang dirasa signifikan.

Pemilik sekaligus pengrajin di penjualan kisi-kisi tersebut, Koiri, menjelaskan selama pandemi jalannya pembuatan kisi-kisi masih terus berlangsung.

Menurutnya, meskipun ketika pesanan kosong atau tidak ada orderan biasanya ia membuat untuk persiapan penyediaan stok.

"Walaupun tidak ada pesanan tetap lanjut terus pembuatannya. Sambil mempersiapkan. Jadi kalau ada yang cari kisi-kisinya bisa langsung dibawa," kata Koiri, Rabu (26/8/2020).

Koiri menyebutkan dalam satu hari pemesanan tidak menentu.

NEWSVIDEO : Hebatnya Arang Kayu Ulin dari Kecamatan Mentewe Tanahbumbu, Diekspor Ke Arab Saudi

Namun, ia mengatakan dalam satu hari ada pembeli maupun pemesan kisi-kisi atau angin-angin rumah berjumlah dua hingga tiga orang.

Pemesan tersebut didominasi dari luar daerah kota Banjarmasin, seperti dari kabupaten Barito Kuala, sebagian dari provinsi Kalimantan Tengah seperti Kapuas dan bahkan juga ada pembeli yang berasal dari daerah pulau Jawa. (banjarmasinpost.co.id/leniwulandari)

Penulis: Leni Wulandari
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved