Breaking News:

Berita Nasional

ANCAMAN Allah SWT Bagi Pelaku Karhutla, Ustaz Abdul Somad Sebut Dosa Besar Ini Bagi Pembakaran Lahan

Mengutip ajaran Nabi Muhammad SAW, Ustadz Abdul Somad mengatakan siapapun yang merusak pohon dan alam seisinya akan mendapatkan hukuman neraka

BNPB
Ustadz Abdul Somad saat menemui Kepala BNPB Doni Monardo 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Musim kemarau mulai terjadi dibeberapa daerah di Indonesia akibatnya pembakaran lahan semakin marak akhir-akhirnya.

Untuk memberika edukasi betapa berbahayanya kebakaran lahan dan betapa besarnya dosa bagi pelaku karhutla, Ustadz Abdul Somad (UAS) mengingatkan bahwa perilaku pembalakan hutan secara liar dan masif merupakan perbuatan dzalim yang dibenci Allah SWT.

Mengutip ajaran Nabi Muhammad SAW, UAS mengatakan siapapun yang merusak pohon dan alam seisinya untuk kepentingan pribadi memperkaya diri sendiri akan mendapatkan hukuman neraka.

“Siapapun yang memotong sebatang pohon kayu, (maka akan-red) disungkurkan Allah kepalanya dalam api neraka. Satu batang pohon kayu. Bagaimana kalau dia memotong ratusan hektar hutan? Bagaimana dosa dia? Bagaimana pahala-pahala ibadahnya itu diambil oleh orang-orang yang dianiaya?,” kata UAS saat bersilaturahmi ke Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Rabu (26/8/2020).

Subsidi Gaji Rp 600.000 di Rekening BNI Paling Banyak Cair, Cek Apa Kamu Terdaftar atau Tidak?

Tumbal Mendatangkan Lionel Messi, Manchester City Harus Buang 3 Pemain Plus Dana Fantastis

Banjarbaru dan Tanahlaut Paling Sering Terjadi Karhutla di Kalsel, berikut datanya

Selain itu, perilaku pembukaan hutan dan lahan yang dilakukan dengan cara dibakar juga merupakan perbuatan dosa, sebab hal itu dapat memberikan dampak buruk yang besar bagi masyarakat luas bahkan hingga negara lain. Selain menimbulkan banyak korban, nama baik sebuah negara juga menjadi tercoreng.

Subsidi Gaji Rp 600.000 di Rekening BNI Paling Banyak Cair, Cek Apa Kamu Terdaftar atau Tidak?

Tumbal Mendatangkan Lionel Messi, Manchester City Harus Buang 3 Pemain Plus Dana Fantastis

Janda Muda di Jambi Ini Siram Ibundanya dengan Air Panas, Gara-gara Dilarang Rujuk

Kepulan asap terlihat di lahan kosong, tepat di sisi perkebunan kelapa sawit, Selasa (18/08/2020), pukul 11.37 Wita.
Kepulan asap terlihat di lahan kosong, tepat di sisi perkebunan kelapa sawit, Selasa (18/08/2020), pukul 11.37 Wita. (Foto satgas udara Karhutla Pemprov Kalsel)

“Jaga dirimu dari api neraka. Jangan sampai kau buat dzalim, aniaya. Bukan satu orang bukan satu keluarga yang kena, satu provinsi. Kalau dia bakar hutan bahkan asapnya sampai ke luar negeri. Nama bangsa kita rusak,” jelas UAS.

Di sisi lain, UAS juga mengajak masyarakat untuk selalu meningkatkan kesadaran bahwa seharusnya manusia memiliki rasa empati dan kepedulian terhadap keberlangsungan hidup, kelestarian lingkungan serta alam semesta yang menjadi bagian dari ciptaanNya.

Sebagai manusia yang ditakdirkan lahir besar di Indonesia, sudah seharusnya masyarakat Indonesia dapat menggunakan akal pikiran untuk memahami bahwa selain keindahan dan kekayaan alam, wilayah Nusantara juga memiliki ragam peristiwa alam yang terus berulang dan berpotensi menjadi bencana.

Sehingga dalam hal ini, UAS berharap agar manusia dapat mengurangi risiko bencana dengan cara mencinta, merawat dan menjaga alam semesta seisinya.

"Betapa ilmu pengetahuan menjawab bahwa tsunami ini sesungguhnya sudah terjadi berkali-kali, bukan sekali. Maka ilmu pengetahuan menyadarkan kita, membantu kita, menolong kita dengan akal manusia pemberian Allah SWT bagaimana ke depan kita lebih cerdas,” kata UAS.

“Sehingga kalau pun dia terjadi, maka korban bisa lebih minim. Dan kemudian kita bisa lebih cinta sayang kepada alam,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ustad Abdul Somad Ingatkan Dosa Besar Pembalakan dan Pembakaran Lahan, 

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved