Kartu Prakerja

Cara Mencairkan Insentif Kartu Prakerja via BNI, OVO, Gopay & LinkAja Tanpa Login www.prakerja.go.id

Cara Mencairkan Insentif Kartu Prakerja via BNI, OVO, Gopay & LinkAja, Dana Kartu Prakerja tak Login www.prakerja.go.id

Editor: Rendy Nicko
ADITYA PRADANA PUTRA/Antara
Cara Mencairkan Insentif Kartu Prakerja via BNI, OVO, Gopay & LinkAja, Dana Kartu Prakerja tak Login www.prakerja.go.id 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Berikut panduan dan Cara Mencairkan Dana Kartu Prakerja atau Insentif Kartu Prakerja via ATM BNI atau e-wallet OVO, Gopay dan LinkAja

Setelah Daftar Kartu Prakerja di www.prakerja.go.id, pendaftar bisa dapat Insentif Kartu Prakerja. Cek cara mencairkan dana Kartu Prakerja via ATM BNI atau e-wallet OVO, Gopay dan LinkAja.

Adapun Cara Mencairkan Dana Kartu Prakerja atau Insentif Kartu Prakerja bisa melalui e-wallet ( OVO, Gopay, LinkAja ) atau ATM BNI.

Banyak peserta program Kartu Prakerja yang belum mendapatkan Insentif Kartu Prakerja sebesar Rp 600.000 belum cair per bulan, sekalipun sudah selesai mengikuti pelatihan berbasis online tersebut.

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 10 Dibuka Segera, Tahun 2020 Hanya Sampai Gelombang Ini

Cara & Link Login www.prakerja.go.id Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 6, Kuota 800 Ribu Orang

Jadwal Pencairan Bantuan Pegawai Swasta Tahap II Mulai Minggu Depan, Ada Subsidi untuk 3 Juta Orang

LINK BPJS Ketenagakerjaan, Ini Cara Cek Subsidi Gaji atau Bantuan Subsidi Upah Rp 600 Ribu

Cara Dapat Kuota Gratis 35GB untuk Belajar Online, Subsidi Khusus Siswa, Guru, Mahasiswa dan Dosen

Ternyata ada beberapa alasan di balik tertahannya pencairan insentif. Umumnya, ini disebabkan kesalahan teknis yang tidak disadari oleh para peserta.

Direktur Operasi Kartu Prakerja, Hengki Sihombing menjelaskan, insentif akan diberikan jika peserta sudah membeli pelatihan pada mitra platform digital dan menyelesaikannya. Itu merupakan kewajiban bagi para peserta.

Setelah itu, peserta harus memberikan ulasan dan rating dari pelatihan yang sudah mereka beli. Selain itu, penilaian tersebut akan dilaporkan kepada manajemen Manajemen Pelaksana (PMO) kartu prakerja setidaknya dalam dua hari.

"Berikan rating 1-5 bahwa pelatihan ini cukup membantu atau tidak dan berikan ulasannya. Itu adalah syaratanya," ungkap dia dalam webinar Katadata: Disrupsi Digital untuk Pelayanan Publik, Selasa (14/7/2020).

Oleh sebab itu, tanpa merampungkan pelatihan yang sudah dibeli dan memberikan rating juga ulasan, maka insentif tak bisa dicairkan. Menurut Hengki, banyak peserta yang belum menyelesaikan proses pelatihannya.

"Masih ada beberapa peserta yang juga sudah beli pelatihan, cuma masih ada sisa saldo yang belum digunakan, dan itu harusnya bisa dibelikan pelatihan yang lain untuk tingkatkan kompetensi mereka," katanya.

Alasan lainnya adalah masalah administrasi. Pencairan insentif dilakukan melalui rekening BNI, atau e-wallet LinkAja, OVO, dan GoPay. Maka peserta harus memastikan nomor rekening atau pun e-wallet yang didaftarkan dalam Kartu Prakerja sudah sesuai.

Ilustrasi: Pedaftaran Kartu Prakerja Gelombang 4 di www.prakerja.go.id segera dibuka.
Ilustrasi: Pedaftaran Kartu Prakerja Gelombang 4 di www.prakerja.go.id segera dibuka. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)

Hengki mengatakan, bagi peserta yang mendaftarkan pencairan insentif melalui e-wallet perlu memastikan bahwa sudah menjadi akun premium. Dalam sektor keuangan, prinsip ini disebut Know Your Customer (KYC).

Artinya, peserta sudah melakukan registrasi rekening e-wallet dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK), sehingga memiliki akun resmi yang terdaftar di platform dompet digital tersebut.

"Pastikan NIK yang digunakan adalah sama saat melakukan pendaftaran di Kartu Prakerja. Karena manajemen pelaksanaan juga menerapkan prinsip kehatian-hatian," jelasnya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved