Pilkada 2020
DPD Gerindra Kalsel Malah Mendukung Aditya-Wartono, Bagaimana Nasib Syahriani
Peta politik di Banjarbaru kian meruncing. Akhirnya isu duet Aditya Mufti Ariffin (Ketua DPW PPP Kalsel) dengan Ketua DPC PDIP Banjarbaru.
Penulis: Nurholis Huda | Editor: M.Risman Noor
BANJARMASINPOST.CO.ID BANJARBARU - Peta politik di Banjarbaru kian meruncing. Akhirnya isu duet Aditya Mufti Ariffin (Ketua DPW PPP Kalsel) dengan Ketua DPC PDIP Banjarbaru, Wartono di dalam pencalonan Wali Kota Banjarbaru dan Wakil Wali Kota Banjarbaru 2020 benar adanya.
Terbukti ketika penyerahan SK dukungan Partai Gerindra di Kantor DPD Gerindra Kalsel di Kertakhayar, hari ini, Aditya yang disapa Opi itu datang berdua dengan Wartono dan menerimakan SK dukungannya.
Lantas bagaimana dengan kadernya sendiri Syahriani Sahran yang juga ketua DPC Gerindra Banjarbaru? Padahal Syahriani sebelumnya kuat diduetkan dengan Syahriani Sahran yang juga mantan Sekda Kota Banjarbaru.
Dihubungi, Syahriani Sahran mengaku sudah mengetahuinya. Namun dia tidak bisa berbuat banyak karena itu adalah kewenangan partai.
"Ya, yang jelas kami akan turut akan perintah partai. Saya sendiri tergantung dari Gerindra pusat. Dalam politik semua bisa terjadi dan politik perkembanganya dinamis," tandas mantan Sekda Kota Banjarbaru itu.
Termasuk perihal apakah Gerindra akan mengusung kader sendiri di Banjarbaru, Syahriani belum tau, dan masih menunggu arahan pusat.
Siangnya Ketua DPD Gerindra Kalsel, H Abidin resmi menyerahkan SK dukungan untuk Aditya-Wartono, dan ini menegaskan bahwa Syahrani tidak lagi diduetkan oleh Gerindra Kalsel untuk Pilwali Banjarbaru 2020 bersama Aditya.
Artinya, dengan bentukan dukungan koalisi Aditya Wartono ini akan menjadikan pasangan ini didukung oleh 13 kursi di parlemen Banjarbaru. Mereka yakni Gerindra 6 kursi, PPP 4 kursi dan PDIP 3 kursi.
• Usai Terima SK untuk Pilwali Banjarbaru 2020, Martinus Prioritaskan Jadi Kader PAN
• Martinus-Jaya Sudah Pegang SK Dari DPP Demokrat, Pilwali Banjarbaru Bakal Semarak
Sementara itu, arah Partai Kesejahteraan Sosial (PKS) Banjarbaru, bakal merapat ke koalisi usungan Golkar-PKB.
"PKS insyaallah ke koalisi Golkar-PKS," tandas Ketua DPC, " tandas Ketua DPD PKS Banjarbaru, Irsan Finazli.
Jika benar PKS merapat ke Golkar-PKB, maka pasangan Gusti Iskandar-Iwansyah punya modal 10 kursi. Rinciannya PKB 3 kursi, Golkar 5 kursi dan PKS dua kursi.
Sementara dari kubu petahana, Martinus - Darmawan Jaya Setiawan susah menggelar deklarasi tiga Partai Politik yang sudah mendukungnya, yakni PAN, Nasdem dan Demokrat. Pasangan ini punya modal 7 kursi. (Nasdem 4 kursi, PAN 2 kursi, dan Demokrat 1 kursi). (banjarmasinpost.co.id /Nurholis Huda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/ketua-dpc-pdip-kota-banjarbaru-wartono.jpg)