Breaking News:

Berita Ekonomi dan Bisnis

Pelaku Amplang Haruan di Banjarmasin Masih Terpukul, Hanya Seminggu Sekali Berproduksi

Usaha kuliner dan kue sudah mulai normal, tapi buat pelaku usaha amplang hingga saat ini belum ada tanda-tanda menunjukkan grafik peningkatan.

Adrani untuk Banjarmasin Post
Pembuatan amplang salah satu UMKM di Banjarmasin. 

 BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN -  Usaha kuliner dan kue sudah mulai normal, tapi buat pelaku usaha amplang hingga saat ini belum ada tanda-tanda menunjukkan grafik peningkatan.

"Alhamdulillah, saya memproduksi amplang haruan hanya seminggu sekali saja. Itu pun sesuai pesanan para pelanggan saja" kata Adriani, Owner Amplang Haruan Chelsea kepada banjarmasinpost.co.id, Jumat (28/8/2020).

Sebelum pandemi Corona, dalam sehari mereka rata-rata mampu menghasilkan sekitar 30 kilogram amplang, atau sekitar 300-400 bungkus dengan berat masing-masing sekitar 100 gram. 

Jika permintaan sedang banyak, produksi bahkan bisa mencapai 1.000 bungkus. Dan jika dirata-rata per bulan selama 26 hari kerja, mampu produksi 1,2 ton amplang.

Akumandiri Kalsel Ingin Majukan UMKM di Banua, Ini Program Kerjanya

Kadis Koperasi dan UMKM ke Hulu Sungai, Apa Yang Dilakukan

Harganya di tempat Rp 11.000/ bungkus kecil dan Rp 22.000/ bungkus besar.

Ani pun berharap pandemi Covid-19 cepat berlalu, supaya perekenomian kembali normal.

"Selama ini cemilan amplang ini buat oleh-oleh baik Urang Banjar yang mau pergi Jawa atau tamu yang datang ke Banjarmasin. Kondisi saat ini, orang enggan berpergian, sehingga berdampak usaha kami," ucap Ani (banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: M.Risman Noor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved