Breaking News:

Berita Tapin

Delapan Belas Sekolah di Kabupaten Tapin Digratiskan Kuota, Ini Respon Kepsek SMPN 1

Sebanyak 18 sekolah di Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menerima bantuan kuota internet gratis 10 GB.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Edi Nugroho
banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid
Inilah suasana serah terima bantuan kuota internet gratis bagi 18 sekolah di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin, Sabtu (29/8/2020) 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Sebanyak 18 sekolah di Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menerima bantuan kuota internet gratis 10 GB.

Penyaluran bantuan bertema Merdeka Belajar Jarak Jauh itu berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin, Sabtu (29/8/2020).

Muhammad Kamil Shorih, Kepala SMPN 1 Rantau mengaku senang dengan bantuan kuota internet gratis dari Telkomsel.

Dukung PJJ, Ditjen Dikti Gandeng XL Axiata Luncurkan Program Ini

Rumah Umi Pipik Bikin Oki Setiana Dewi Kagum, Sahabat Mulan Jameela Ungkap Alasan Tak Pajang Foto

BERLANGSUNG! Live Streaming Chelsea vs Brighton Ujicoba Jelang Liga Inggris, Akses di Sini

Menurutnya sekolah sudah membuat anggaran untuk kuota internet dari dana BOS sebesar Rp 10 juta.

"Setiap siswa dapat Rp 20 ribu dari dana BOS. Tentu dengan bantuan kuota internet gratis lebih memudahkan siswa belajar daring dan luring," katanya.

Hj Faridah, Kepala SMPN 2 Rantau pun bersyukur dan berterima kasih dengan bantuan kuota internet gratis dari Telkomsel.

Menurutnya, bantuan kuota internet gratis akan membuat orang tua siswa tidak lagi merasa gelisah untuk membiayai belajar jarak jauh.

Faridah mengaku tidak semua siswanya memiliki android sehingga sebagian tidak melakukan pembelajar jarak jauh.

"Ada piket guru di sekolah yang memberikan soal pembelajaran bagi siswa yang tidak dapat melakukan pembelajar jarak jauh," katanya.

Sanai, supervisor direct sales PT Seluler Media Mandiri cluster Hulu Sungai menjelaskan program pemberian kuota internet gratis dari Telkomsel itu 10 GB hingga akhir September ini.

Banguan disalurkan bagi 18 sekolah itu sudah sesuai dengan permohonan dari pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin..

"Ada sekitar 2700 lebih kartu perdana khusus yang tidak dapat diperjual belikan untuk mendukung program belajar daring di Kabupaten Tapin," katanya.

Kepala Bidang Pembinaan SMP pada Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin, Sugiarto mengatakan bantuan kuota internet gratis itu diprioritaskan bagi siswa yang tidak mampu.

"Untuk sekolah SMP dan MTs di Kabupaten Tapin ini ada 40 unit. Bantuan belum separo. Ini berikutnya menyusul," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved