Breaking News:

Tahun Baru Islam 2020

Niat & Tata Cara Mandi Wajib Jelang Puasa Asyura & Puasa Ayyamul Bidh untuk Pria dan Wanita

Niat & Tata Cara Mandi Wajib Jelang Puasa Asyura & Puasa Ayyamul Bidh untuk Pria dan Wanita

Editor: Rendy Nicko
tribun style
Ilustrasi Puasa Asyura - Niat & Tata Cara Mandi Wajib Jelang Puasa Asyura & Puasa Ayyamul Bidh untuk Pria dan Wanita 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Berikut bacaan Niat Mandi Wajib & Tata Cara Mandi Wajib jelang Puasa di Bulan Muharram mulai Puasa Tasua, Puasa Asyura dan Puasa Ayyamul Bidh, cek perbedaannya dengan Mandi Junub.

Jelang pelaksanaan Puasa di Bulan Muharram mulai Puasa Tasua, Puasa Asyura dan Puasa Ayyamul Bidh, alangkah baiknya untuk mandi wajib terlebih dahulu karena bagian dari sunnah. Ini Niat Mandi Wajib & Tata Cara Mandi Wajib.

Hakikat Mandi Wajib atau Mandi Junub jelang Puasa di Bulan Muharram mulai Puasa Tasua, Puasa Asyura dan Puasa Ayyamul Bidh adalah membersihkan anggota badan dari bau yang tidak sedap, dan membuat badan menjadi segar.

Ada beberapa bagian tentang mandi yang dianjurkan dalam hukum Islam, mulai dari mandi wajib hingga mandi keramas Sunnah. Simak Niat Mandi Wajib & Tata Cara Mandi Wajib di artikel ini.

Lafadz Niat Puasa Asyura di 10 Muharram Besok dalam Bahasa Arab dan Bahasa Latin

Ceramah Ustadz Abdul Somad Soal Keutamaan Puasa Asyura 10 Muharram Jelang Tahun Baru Islam 1442 H

Resep dan Cara Membuat Bubur Asyura, Makanan Khas Puasa Asyura 10 Muharram Tahun Baru Islam 1442 H

Sebelum memulai memulai berpuasa Tasua, Asyura atau Ayyaml Bidh, ada baiknya membersihkan hadas dengan mandi. Bagi yang berhadas besar harus melakukan mandi wajib

Seperti diketahui, Islam mengizinkan suami istri berhubungan badan. Lalu muncul pertanyaan, bagaimana ketika selesai bersetubuh suami-istri kebablasan tidur sampai masuk waktunya berpuasa, tanpa lebih dulu Mandi Wajib atau Mandi Junub?

Jika terlewat waktu Imsak, Suami-istri harus tetap Mandi Junub alias Mandi Wajib lalu melanjutkan puasanya. Tapi baiknya Mandi Wajib sebelum Subuh.

Jika Imsak masih lama, baiknya mandi dulu baru sahur. Kalau mendekati imsak maka baiknya sahur dulu.

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menjumpai waktu fajar di bulan Ramadhan dalam keadaan junub bukan karena mimpi basah, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mandi dan tetap berpuasa.” (HR. Bukhari-Muslim).

Hadits di atas diperkuat lagi dengan ayat, “Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam” (QS. Al Baqarah: 187).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved