Breaking News:

Travel

Eksotis Gunung Birah Tanahlaut, Ada Dua Jalur Menuju Puncak, Begini Beda Medan dan Waktu Tempuhnya

Berjalan kaki menjangkau puncak Gunung Birah Tanahlaut pelancong ditawarkan dua jalur alternatif yakni jalur ekstrem dan jalur fun.

banjarmasinpost.co.id/Idda Royani
Inilah alternatif jalur menuju puncak Gunung Birah, ekstrem dan fun. Pelancong tinggal memilihnya sesuai kondisi fisik 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Menjangkau puncak Gunung Birah yang berada di Desa Kandanganlama, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), lumayan menantang fisik maupun nyali.

Pasalnya, pelancong mesti berjalan selama puluhan menit dari kaki gunung. Sebelumnya, dari pos regisrasi (loket) Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gunung Birah, pengunjung difasilitasi naik armada angkutan khusus.

Menaiki armada angkutan itu sekitar 15 menit atau menempuh jarak satu kilometer, droping di area kebun kelapa sawit milik warga. Selanjutnya pengunjung harus berjalan (mendaki) untuk mencapai puncak gunung.

Inilah alternatif jalur menuju puncak Gunung Birah, ekstrem dan fun. Pelancong tinggal memilihnya sesuai kondisi fisik
Inilah alternatif jalur menuju puncak Gunung Birah, ekstrem dan fun. Pelancong tinggal memilihnya sesuai kondisi fisik (banjarmasinpost.co.id/Idda Royani)

Sekitar seperempat menit, pengunjung menapaki area penghijauan yang dikelola Kementerian Kehutanan dan lanjut melintasi kawasan hutan.

Setelah itu pelancong akan tiba di persimpangan, lurus merupakan jalur ekstrem dan arah kanan jalur fun. Ada papan nama di tiap jalur sebagai pemandu.

Dua jalur itu sengaja disiapkan pengelola wisata setempat guna membantu memudahkan pengunjung menuju puncak gunung.

"Bagi yang fisiknya kurang kuat atau tak ingin ngos-ngosan, bisa lewat jalur fun," sebut H Rosmani, sekretaris Pokdarwis Gunung Birah, Senin (31/8/2020).

Inilah alternatif jalur menuju puncak Gunung Birah, ekstrem dan fun. Pelancong tinggal memilihnya sesuai kondisi fisik
Inilah alternatif jalur menuju puncak Gunung Birah, ekstrem dan fun. Pelancong tinggal memilihnya sesuai kondisi fisik (banjarmasinpost.co.id/Idda Royani)

Sesuai namanya, medan pada jalur ekstrem lumayan menantang fisik karena rutenya berupa tanjakan yang cukup curam. Keuntungannya waktu tempuh lebih cepat yakni sekitar satu jam. Selain itu kondisi alamnya lebih terbuka.

Beda dengan jalur fun yang melewati hutan di sekitar aliran air pegunungan setempat. Namun treknya lebih bersahabat karena tak terlau curam tanjakannya.

"Tapi waktu tempuhnya lebih lama yaki sekitar 1,5 jam," beber Rosmani.

"Lumayan lelah juga meski lewat jalur fun, tapi mungkin karena saya terlalu ngegas menapaki rutenya," ucap Yadi dan Haris, pelajar SMA dari Gambut, Kabupaten Banjar.

Keduanya mengaku beberapa kali beristirahat selama perjalanan guna melepas lelah. "Sensasinya seru juga kalau lewat fun karena menerobos hutan," tandas Yadi.

(banjarmasinpost.co.id/idda royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved