Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Karet Kalsel Tembus India, Kirim Perdana 200 Ton

Sebanyak 106 unit/ pack atau sekitar 200 ton karet asal Banua akan dikirim ke India.

banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Suasana Kegiatan ekspor dilaksanakan di PT. Bumi Asri Pasaman, Gudang Lingkar Selatan Jalan Gubernur Subarjo KM.10 Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Senin (31/8/2020) sore. Sebanyak 106 unit/ pack atau sekitar 200 ton, karet asal Banua akan dikirim ke India. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sebanyak 106 unit/ pack atau sekitar 200 ton karet asal Banua akan dikirim ke India.

Kegiatan ekspor dilaksanakan di PT. Bumi Asri Pasaman, Gudang Lingkar Selatan Jalan Gubernur Subarjo KM.10 Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Senin (31/8/2020) sore.

Dalam ekspor ini, didukung oleh Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin sekaligus melaksanakan kegiatan bertema "Merdeka Ekspor, Karet Banua Menembus Dunia".

Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin, Nur Hartanto, menjelaskan bahwa pihaknya terus dukung kegiatan ekspor dengan permudah pelayanan. Terimakasih

Lahan Kebun Karet yang Disulap Jadi Wisata Edukatif

Koperasi Petani Karet Binaan Adaro Raup Untung di Tengah Pandemi Covid-19

Tingkatkan Produktivitas, Petani Karet Kalsel Dilatih Kembangkan Jamur Trichoderma

Untuk komoditas karet ini berdasarkan data di Inhouse System iQFAST Badan Karantina Pertanian, ekspor karet yang dilaporkan ke Karantina Pertanian Banjarmasin mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Pada periode bulan Januari-Agustus tahun 2019 total ekspor sejumlah 16.371 ,16 ton atau senilai
Rp 442.828.178.000, meningkat menjadi 32.939,08 ton atau senilai Rp. 613.904.131.000, pada periode yang sama di tahun 2020 sehingga meningkat 201,2 % dari tahun lalu dengan peningkatan nilai rupiah 138,6 %.

"Hal ini menjadi bukti bahwa pelayanan Karantina Pertanian Banjarmasin dengan mengusung mottonya : KASTTURIan (Karantina Sugap Tangguh Transparan Unggul Ramah dan Inovatlf) telah mampu mendorong adanya peningkatan ekspor karet dari Bumi Lambung Mangkurat Kalimantan Selatan ke berbagai negara tujuan," tandas Nur Hartanto, Senin (31/8/2020).

Dijelaskan dia, untuk mendukung ekspor komoditas pertanian secara berkelanjutan maka diperlukanlah desa-desa pendukung ekspor yang pembinaannya dilakukan oleh pemerintah daerah.

Hal ini sejalan dengan amanat Menteri Pertanian melalui program unggulan Kementerlan Pertanian yaitu GRATIEKS (Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor).

Halaman
12
Penulis: Nurfina Fitri Melina
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved