Breaking News:

Tajuk

Tajuk - Bermasker atau Denda

Hari ini, Selasa (1/9/2020), Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru mulai terapkan sanksi denda kepada warga tidak memakai masker beraktivitas di luar

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID - Hari ini, Selasa (1/9/2020), dua kota di Kalimantan Selatan, yakni Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru mulai menerapkan sanksi denda kepada warga yang tidak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

Mudah-mudahan dengan adanya saksi denda ini kesadaran masyarakat akan penting masker untuk memutus penyebaran Covid-19 semakin tinggi.

Saat ini kesadaran warga menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah masih rendah. Warga tak bermasker sangat mudah kita temukan di pasar-pasar tradisional.

Untuk meningkatkan kesadaran bermasker mau tidak mau pemerintah mengeluarkan aturan.

Di Kota Banjarmasin, kewajiban bermasker dituangkan dalam Perwali Nomor 60 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Pada Masa Pandemi Covid-19.

Perwali ini boleh dibilang sebagai ‘cambuk’. Karena diperwali diatur sanksi yang akan diberikan kepada warga yang melanggarnya.

Sanksi yang diberikan bertahap. Mulai dari teguran lisan atau tertulis, kerja sosial, hingga denda Rp 100 ribu.

Sanksi denda Rp 100 ribu adalah sanksi yang terberat. Tapi itu belum sebanding dengan risiko (kematian) kalau kita tidak bermasker di pandemi Covid-19 ini.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan para spesialis penyakit menular di McMaster University di Hamilton, Ontario, Mark Loeb, selama wabah virus corona melanda, para peneliti menemukan bahwa penggunaan masker jenis apapun dapat mengurangi risiko terpapar virus sebesar 85 persen.

Halaman
12
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved