Breaking News:

Kriminalitas Kalteng

Pelajar Dibawah Umur di Palangkaraya Diduga Jadi Korban Pencabulan, Polisi Turun Selidiki Kasusnya

Petugas Polresta Palangkaraya lakukan penyelidikan adanya laporan dugaan tindak pidana pencabulan anak di bawah umur di Palangkaraya

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Petugas Polresta Palangkaraya lakukan penyelidikan adanya laporan dugaan tindak pidana pencabulan anak di bawah umur di Palangkaraya Kalimantan Tengah, (1/9/2020).

Informasi terhimpun, terduga pelaku pencabulan tersebut adalah keluarga jauh dari korban, dia adalah seorang warga asal Kabupaten Gunungmas, yang diduga melakukan pencabulan terhadap melati (6) pelajar di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Penyidik masih melakukan pendalaman terkait adanya pelaporan orang tua korban setelah mendapatkan informasi dari korban yang merupakan seorang pelajar yang masih dibawah umur yang mengaku dicabuli oleh terduga pelaku tersebut.

Premium dan Pertalite Dihapus Mengemuka, Ini Penjelasan Direktur Pertamina

Juara 3 Duta Genre Kalsel 2020 Ini Prihatin Masalah Kaum Remaja, Jelasnya BanyakTrauma Pengasuhan

CBU Yamaha MT-07 dan MT-09 2020 Resmi Meluncur, Yamaha Indonesia Lengkapi MT Series

Petugas piket SPKT bersama Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Palangkaraya, Kalimantan Tengah sudah mendatangi tempat kejadian perkara yang di duga dijadikan sebagai tempat tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur tersebut yang berada di Jalan Denok Kota Palangkaraya.

Kanit III SPKT Aiptu Trimarsono, mengatakan, korban merupakan seorang anak perempuan berusia 6 tahun yang masih berstatus sebagai seorang pelajar.

"Korban bercerita kepada saksi yang merupakan ayah kandungnya bahwa dia mendapat perlakuan tidak senonoh dari B (66), terduga pelaku pencabulan warga Luwuk Langkus Kabupaten Gunungmas yang ternyata keluarga jauh korban," ujarnya.

Kasus tersebut saat ini ditangani pihak unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) Polresta Palangkaraya untuk penanganan secara mendalam.

"Saat ini kasus tersebut telah ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polresta Palangkaraya. Kami telah membuat permohonan visum untuk pemeriksaan korban," ujar Trimarsono.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved