Breaking News:

Berita Bisnis

Ojek Online Lokal di Banjarmasin Terpuruk, Ramdi Banting Setir Usaha Laundry

Kehadiran ojek nasional ke Kota Banjarmasin membuat ojek online lokal tak bisa bertahan dan tutup.

Ramdi Murdana untuk Banjarmasin Post
Karyawan Ramdi sedang melaundry 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Awalnya Ramdi Murdana menekuni bisnis jasa ojek online Kulir Jasa Banjar yang beroperasi 7 Maret 2016.

Kehadiran ojek nasional ke Kota Banjarmasin membuat ojek online lokal tak bisa bertahan dan tutup.

"Di awal bukanya, jumlah karyawan ojek online saya sempat mencapai 200 orang. Adanya ojek online nasional, membuat driver saya pindah ke sana," paparnya, Rabu (2/9/2020).

Menurut Ramdi, usahanya sempat bertahan dengan menjalankan jasa kurir makanan, barang dan beli tiket di tempatnya dengan karyawan berkisar tujuh orang saja.

Isi Rumah Baru Paula, Baim Wong Membeli Karpet di Toko Orang Pakistan, Ayah Kiano Syok Lihat Harga

Aurel Tak Angkat Telepon Saat Atta Halilintar dan Tissa Biani Minta Izin Peragakan Adegan Lamaran

Namun dia menghentikan usahanya pada tahun 2019.

"Saya tidak bisa subsidi ongkos kirim dan permintaan bagi hasil dengan driver karena cuma Rp 5.000 sampai Rp 8.000 per kali angkut," tandasnya.

Dijelaskan Ramdi, dirinya pun membanting setir dengan usaha jasa laundry online sejak Agustus 2020 lalu.

"Saya melihat usaha laundry punya prospek bagus dan makin banyak usaha ini yang buka," ucapnya.

Supaya bisa bersaing dengan laundry yang lain, lanjut Ramdi, mereka menggunakan setrika uap dan dryer.

Halaman
12
Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved