Breaking News:

Berita Banjarmasin

Pastikan Program KIP Kuliah Lancar, Tim KIP Sambangi ULM dan UIN Antasari

Sebanyak 1.651 mahasiswa di Kalsel menerima manfaat program KIP Kuliah. Dari jumlah itu, 1.376 mahasiswa ULM dan 275 lainnya kuliah di UIN Antasari.

Teman KIP untuk banjarmasinpost.co.id
Koordinator Nasional Teman KIP wilayah Kalimantan, Khairi Fuady menemui Rektor ULM, Prof Sutarto Hadi 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang memberikan manfaat bagi para mahasiswa berprestasi namun kesulitan pembiayaan untuk berkuliah masih terus berlanjut di Tahun 2020.

Termasuk di Kalimantan Selatan (Kalsel), ada sebanyak 1.651 mahasiswa yang menerima manfaat program KIP Kuliah.

Mereka yaitu 1.376 mahasiswa diantaranya berkuliah di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan 275 lainnya berkuliah di Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin.

Koordinator Nasional Teman KIP Wilayah Kalimantan, Khairi Fuady (kanan) temui Rektor UIN Antasari Banjarmasin, Prof Mujiburrahman
Koordinator Nasional Teman KIP Wilayah Kalimantan, Khairi Fuady (kanan) temui Rektor UIN Antasari Banjarmasin, Prof Mujiburrahman (Teman KIP untuk banjarmasinpost.co.id)

Demi memastikan implementasi dan pelaksanaan KIP Kuliah di Kalsel berjalan dengan baik dan tepat sasaran, TemanKIP yang merupakan gerakan kerelawanan yang digagas oleh Staf Khusus Presiden Aminuddin Ma'ruf, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaandan Kementerian Agama Republik Indonesia melakukan kunjungan ke ULM dan UIN Antasari Banjarmasin.

Koordinator Nasional TemanKIP untuk wilayah Kalimantan, Khairi Fuady menyambangi UIN Antasari dan ULM berturut-turut pada Selasa (1/9/2020) dan Rabu (2/8/2020).

Dalam kunjungan ke dua kampus tersebut, Khairi didampingi oleh Aldi Fachrizaldi sebagai TemanKIP ULM dan Mirhan Hidayat serta Muhammad Luthfi sebagai TemanKIP UIN Antasari Banjarmasin.

Mereka diterima langsung oleh masing-masing Rektor kampus yaitu Rektor UIN Antasari, Prof. Dr. Mujiburrahman dan Rektor ULM Prof. Dr. Sutarto Hadi.

Dijelaskan Khairi, TimKIP yang berperan sebagai pusat pendampingan, pusat informasi dan pusat pengaduan terkait implementasi penyelenggaraan beasiswa KIP Kuliah berikhtiar untuk memastikan bahwa program Presiden berjalan dengan baik dan tepat sasaran termasuk di Kalsel.

"KIP Kuliah adalah bentuk kehadiran negara untuk mewujudkan keadilan di bidang pendidikan. Sesuai pesan Presiden Jokowi, jangan sampai ada yang putus sekolah atau tidak bisa kuliah karena alasan biaya," kata Khairi, Rabu (2/9/2020).

Khairi mengaku dapat dengan baik berkoordinasi dengan masing-masing Rektor dan mengapresiasi keseriusan Rektor ULM dan Rektor UIN Antasari dalam membantu pemerintah melaksanakan program KIP Kuliah.

Keduanya kata Khairi berkomitmen untuk memastikan bahwa pelaksanaan program KIP Kuliah berjalan lancar dan manfaat program ini benar-benar bisa dirasakan para mahasiswa penerima manfaat.

Ia juga mengingatkan kepada para mahasiswa yang berprestasi namun mengalami kesulitan pembiayaan agar tak ragu untuk berkonsultasi agar bisa menjadi penerima manfaat program KIP Kuliah.

(banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved