Breaking News:

Sport

Pedayung Banjarmasin dan Batola Mendominasi Kejurprov Dayung, PODSI Kalsel Jamu Tamu Sepak Bola Mini

Disela Kejurprov Dayung Junior, U-15 dan Senior, PODSI Kalsel menjamu tamunya berlatih tanding sepak bola mini di Upik Mini Soccer Banjarmasin.

banjarmasinpost.co.id/Khairil Rahim
Pedayung Putri Kalsel yang jadi Peserta Kejurprov Dayung Ikut Ujicoba Sepakbola Mini di Upik Mini Soccer Banjarmasin, Rabu (2/9/2020) pagi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Disela Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Dayung Junior, U-15 dan Senior yang digelar sejak Selasa, Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kalimantan Selatan menjamu seluruh pengurus, pelatih dan peserta kejuaraan untuk refreshing.

Caranya dengan mengajak peserta dari kabupaten dan kota untuk berlatih tanding sepak bola mini di Upik Mini Soccer Banjarmasin, Rabu (2/9/2020) pagi.

Tidak hanya pedayung putra, tim putri pun ikut uji tanding untuk saling mengalahkan melawan tim dayung di PON XX di Papua 2021 nanti.

Ketua PODSI Kalsel, Achdiyat Sugian ini cara lain pihaknya untuk mengajak para peserta menghilangkan sejenak beban pikiran akibat berlomba dan bertanding.

Bongkar Kasus Sabu 300 Kg Jaringan Internasional, Gubernur Kalsel Beri Penghargaan Polda Kalsel

Waspada, Strain Virus Corona Lebih Menular Ada di Indonesia

Pilkada Kotabaru 2020 - Pendukung Kecewa Zairullah Azhhar Mundur

"Apalagi Rabu pagi jadwal belum ada pertandingan sehingga akan dimanfaatkan untuk liburan sejenak," kata dia.

Rencananya Rabu siang baru akan ada lagi pertandingan baik semifinal maupun final katagori U-15 dan junior.

Sekretaris PODSI Kalsel, Donny Wiryawan Achdiat menambahkan jadwal sepak bola tim dayung Kalsel sebenarnya Setiap Rabu pagi untuk tambahan latihan fisik.

"Kebetulan ada tamu tamu kita dari peserta sehingga Kita uji coba dengan tim PON Kalsel dan ini rutin setiap Rabu pagi untuk menambah kekuatan fisik para pedayung," kata Donny.

Terkait dengan hasil Kejurprov Dayung 2020, Donny mengaku hingga Rabu sore belum ada perolehan medali dan baru memasuki babak semifinal.

Mengenai daerah yang mendominasi, Donny mengaku saat i i masih dua daerah kuat yakni Banjarmasin dan Barito Kuala yang paling banyak menempatkan pedayungnya di semifinal.

Disinggung soal empat daerah yang absen yakni Hulu Sungai Tengah, Tabalong, Kotabaru dan Banjarbaru karena keterbatasan dana.

"Saya sudah menghubungi pengurus daerah masing-masing ternyata kendala mereka adalah soal dana keberangkatan para atlet. Saya sangat berharap ini wajib di ikuti. Seperti Tabalong Padahal mereka baru saja menggelar seminar kepelatihan," kata Donny.

(banjarmasin post.co.id/khairil rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved