Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Bertahan di Tengah Pandemi, Pengusaha Katering di Banjarmasin Ini Jualan Secara Online

Pandemi Covid-19 berdampak pada sebuah usaha katering di Banjarmasin, Kalsel, yang mengalami penurunan 30 persen.

WILI UNTUK BPOST GROUP
Satu jenis makanan olahan pelaku usaha golongan UMKM di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN - Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) kuliner merasakan dampak di masa wabah virus corona atau Covid-19 ini.

"Selama pandemi, usaha katering saya mengalami penurunan 30 persen. Usaha yang gigih, saya selalu berusaha untuk memaksimalkan kualitas dari segi makanan dan menomorsatukan konsumen para pelanggan melalui tahapan penjualan online, hingga bisa bangkit," papar Willi, pelaku usaha katering di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, kepada Banjarmasinpost.co.id, Kamis (3/9/2020).

Tak dipungkiri, lanjut dia, banyaknya pelaku usaha seperti dirinya yang berpindah ke sistem online.

"Saya sebelumnya juga usaha katering untuk acara resepsi perkawinan dan lain-lain. Tak ada pesanan katering off lain selama pandemi, akhirnyafokus jualannya secara online," jelas dia.

Penegakkan Perwali hingga ke Mall, Warga Banjarmasin Tak Pakai Masker Dihukum Nyapu Jalan

Gelombang Tinggi, Pengiriman Sapi Kupang Tetap Penuhi Stok di RPH Banjarmasin

Zaini dan Nafsiah Terharu, Rumahnya Dibedah Baznas Kota Banjarmasin

VIDEO Pengunjung Tak Pakai Masker, Pengelola Kafe di Banjarmasin Ikut Dapat Teguran

Untuk pengantaran, kata Willy, ada yang sampai ke daerah Kota Banjarbaru dan Kota Martapura yang tiap hari kurir khusus yang membawa.

"Kalau ke Kota Marabahan, hanya dua kali seminggu diantar kurir kami," imbuhnya.

Ada pun jenis makanan yang di jual untuk online sixwifood berbeda-beda tiap harinya agar konsumen merasakan variasi menu makanan.

Mulai makanan pembuka sampai makanan penutup. "Ada ayam bistik, risoles, mi, bihun, minuman milky jelly drink, jengkol, snack dan lain-lain.

Walau pun masa pandemi, ucp Willi, omset per bulannya sekitar Rp 4 juta sampai Rp 6 juta.

(Banjarmasinpost.co.id/Syaiful Anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved