Breaking News:

Berita Kalteng

Satu Hektare Lahan Gambut Terbakar, Terpantau Melalui Udara di Palangkaraya

Tim pemadam kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Tengah, hingga, Jumat (4/9/2020) terus melakukan pemantauan melalui udara.

Pusdalops Karhutla Kalteng
Petugas saat melakukan pemadaman dari udara. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Tim pemadam kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Tengah, hingga, Jumat (4/9/2020) terus melakukan pemantauan melalui udara terjadi karena Rabu (2/9/2020) terjadi kebakaran lahan sekitar satu hektare di Palangkaraya sehingga dilakukan pamadaman.

Wakil Komandan Pos Komando Satuan Tugas Penanganan Darurat Bencana (Satgas PDB) Kebakaran Hutan dan Lahan di Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2020 H. Darliansjah, melalui Bidang Operasi, Alpius Patanan membenarkanya.

Dia mengatakan, saat melakukan pemantauan lewat udara memang terpantau kebakaran lahan sekitar satu hektare di Palangkaraya."Dari laporan heli patroli dalam rangka siaga terjadinya Karhutla sorti kedua dari rute Palangkaraya-Katingan-Katingan Kuala-Seruyan Hilir-Kotim-Palangkaraya, menemukan titik api.

Dia menjelaskan, terpantau firespot di wilayah Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekanraya, Kota Palangkaraya, sehingga petugas melakukan pemadaman melalui jalur udara, karena lokasinya sulit dijangkau melalui jalur darat sehingga pemadaman lewat udara.

50 Anak Panti Asuhan Nurul Sholihin Palangkaraya Dapat Bantuan Sepatu

Petugas Aktif Patroli ke Kawasan Rawan Terbakar di Palangkaraya

“Untuk memastikan bahwa itu firespot atau bukan kami sampaikan ke Posko Induk Satgas PDB Provinsi untuk melakukan pengecekan lebih lanjut firespot tersebut. Ternyata, memang terjadi kebakaran lahan yang diperkirakan luas lahan sekitar 1 hektare," ujarnya kepada banjarmasinpost.co.id.

Lahan yang terbakar tersebut adalah tipe tanah gambut dan vegetasinya berupa semak belukar, ilalang kering dan banyak tanaman akasia.Dia mengimbau kepada warga untuk tisak membuka lahan dengan cara membakar, karena saat ini memasuki musim kemarau. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

 

Penulis: Fathurahman
Editor: M.Risman Noor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved