Breaking News:

Kriminalitas Kalteng

Tiga Pekan Buron, Pelaku Pembunuhan di Sei Hanyo Kapuas Kalteng Menyerahkan Diri ke Polres Kapuas

Pelaku pembunuhan di Desa Sei Hanyo Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng) menyerahkan diri ke Mako Polres Kapuas

banjarmasinpost.co.id/fadly setia rahman
AC alias ON (tengah), pelaku pembunuhan yang menyerahkan diri ke Mapolres Kapuas saat ditanyai Kapolsek Kapuas Hulu Ipda Istira Triwulanyuli (kanan) di depan Ruang Reskrim Polres Kapuas. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Pelaku pembunuhan di Desa Sei Hanyo Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng) menyerahkan diri ke Mako Polres Kapuas, Kamis (3/9/2020) siang lalu.

Identitas pelaku yakni AC alias ON (34) warga Desa Sei Hanyo, Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas.

"Ya, pelaku pembunuhan, TKP Sei Hanyo, Kapuas Hulu telah menyerahkan diri ke Mako Polres Kapuas, kemarin," kata Kasat Reskrim Polres Kapuas, AKP Tri Wibowo didampingi Kapolsek Kapuas Hulu, Ipda Istira Triwulanyuli, Jumat (4/9/2020).

Dijelaskannya, pelaku tersebut melakukan pembunuhan terhadap korbannya JJ (38) di Sei Hanyo, dengan menusuk dada dan leher korban hingga meninggal dunia.

Pembunuhan Pemilik Warung di Jalan Gubernur Syarkawi Misterius, Suyanti Pun Dimakamkan Keluarga

Geger Mayat Wanita Bersimbah Darah di Warung Kawasan Sungai Tabuk, Diduga Korban Pembunuhan 

Tersangka Pelaku Pembunuhan di Pasar Batuah Martapura Kalsel Terungkap, Korban Tewas Dikeroyok

Pelaku sempat buron sejak kejadian, Jumat (14/8/2020) lalu. Tiga pekan dalam pengejaran, pelaku pembunuhan tersebut akhirnya menyerahkan diri.

"Semenjak kejadian pembunuhan, upaya pengejaran terus dilakukan. Tak terduga pelaku menyerahkan diri dengan sendirinya ke Mapolres Kapuas," terang Kasat.

Terhadap pelaku, kini dilakukan pemeriksaan lebih lanjut penyebab pelaku melakukan penusukan hingga korban meninggal.

Adapun sebelumnya, saat olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti tindak pembunuhan.

Pembunuhan di Pasar Burung Pelaihari, Pelaku dan Korban Sama-sama Mabuk

Diantaranya satu lembar baju kaos warna hitam, satu lembar celana pendek warna coklat dengan bercak darah dan satu buah sarung pisau warna hitam.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku diancam hukuman penjara paling lama 15 tahun, sesuai pasal 338 KUHPidana tentang tindak pidana pembunuhan," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved