Breaking News:

Pilkada Banjarmasin 2020

Pilkada Banjarmasin 2020, Mendagri Tegur Ibnu Sina-Arifin Noor, Begini Reaksi Bawaslu

Mendagri beri teguran keras kepada Ibnu Sina karena menimbulkan kerumunan saat pendaftaran di Kantor KPU Banjarmasin

Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody
M Yasar, Ketua Bawaslu Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bakal calon peserta Pilkada Banjarmasin 2020, H Ibnu Sina, rupanya termasuk salah satu kepala daerah yang mendapatkan teguran keras dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Diketahui, baru-baru ini Mendagri melayangkan teguran keras kepada 51 kepala daerah, baik itu Gubernur/Wakil Gubernur, Wali Kota/Wakil Wali Kota hingga Bupati/Wakil Bupati.

Dari total 51 kepala daerah tersebut, 49 di antaranya mendapatkan teguran keras karena menimbulkan kerumunan saat mengikuti tahapan pilkada. Khususnya saat mendaftarkan diri ke KPU masing-masing daerah.

Dan dari total 49 kepala daerah yang ditegur keras tersebut, termasuk Ibnu Sina-Arifin Noor. Keduanya mendaftar ke KPU saat  Jumat (4/9/2020) pagi bersama pasangannya, yakni Arifin Noor.

Sebelum menuju KPU Banjarmasin di Jalan Perdagangan, Ibnu Sina-Arifin Noor berkumpul di Masjid Hasanudin Majedi bersama para pendukung dan relawan.

Setelah melakukan prosesi salat hajat, Ibnu Sina-Arifin Noor berjalan kaki menuju ke Kantor KPU Banjarmasin yang letaknya di belakang Masjid Hasanudin Majedi dengan diringi rombongan hadrah.

Pilkada Kalsel 2020, Ada Bacalon Positif Covid-19, Isolasi Mandiri Baru Pemeriksaan Kesehatan

8 Bakal Calon Peserta Pilkada Positif Covid-19, KPU Kalsel : Penetapan Menjadi Paslon Tertunda

Diperiksa Swab, 8 Bakal Calon Peserta Pilkada Tahun 2020 di Kalsel Terdeteksi Mengidap Covid-19

Pasien Sembuh Covid-19 Terpapar Lagi Ditemukan di Banjarmasin, Dinkes Sebut Faktor Ini

Terkait hal ini, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banjarmasin, Muhammad Yasar, menerangkan,  pihaknya sudah berupaya mengingatkan tiap bakal pasangan calon (bapaslon).

"Jadi kemarin itu semua bakal pasangan calon sudah kami imbau jangan sampai menimbulkan cluster pilkada," katanya.

Kemudian, Yasar menambahkan bahwa pada saat proses pendaftaran bapaslon ke KPU Banjarmasin dari 4 hingga 5 September 2020 lalu, pihaknya pun sudah melakukan pengawasan.

Halaman
12
Penulis: Frans
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved