Breaking News:

Berita Tapin

BUMDes di Kabupaten Tapin Belum Maksimal Terima Pernyertaan Modal Dana Desa

Sebanyak 126 Desa se-Kabupaten Tapin sudah miliki BUMDes, namun BUMDes belum maksimal dapat penyertaan modal dana desa dari pemerintah desa setempat.

banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
Narasumber pertemuan pengelola BUMDes se-Kabupaten Tapin 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Sebanyak 126 Desa se-Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sudah memiliki Badan Usaha Milik Desa lengkap dengan usaha dan pengurusnya.

Namun, pengelola BUMDes belum maksimal mendapatkan penyertaan modal dana desa dari Pemerintah Desa setempat. 

Kondisi itu diakui dan dibenarkan ME Iwan Satriansyah, Kepala Bidang  Pembangunan, Pengembangan Usaha Perekonomian Desa pada Dinas PMD Tapin, Senin (7/9/2020).

Menurutnya, paling dominan masalahnya ada di SDMnya untuk menjalankan BUMDes.

Daftar 4 Bantuan Sosial Hingga 2021, Mulai Subsidi Gaji, Kartu Prakerja, BLT dan Bansos Tunai

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor Lantik Tiga Pejabat Tinggi Pratama di Lingkup Pemprov Kalsel

Pilkada Kotabaru 2020 - Hasil Swab Test Bapaslon SJA-ARUL Dinyatakan Negatif Covid-19

"Banyak pembakal yang belum percaya untuk menyalurkan dana desa untuk penyertaan modal," katanya..

Seingat reporter Banjarmasinpost.co.id, tahun lalu,  pengelola BUMDes se Kabupaten Tapin permah dikumpulkan Dinas PMD Kabupaten Tapin di Pendopo  Balahendang, pada awal September 2019 lalu.

Tujuan Dinas PMD Tapin mengumpulkan pengurus BUMDes ini antara lain untuk menginventarisir masalah karena di Kabupaten Tapin sudah berdiri BUMDes 100 persen.

Dari 100 persen itu dianalisa Dinas PMD Tapin memang ada beberapa  BUMDes yang berjalan usahanya dan ada BUMDes yang tidak berjalan kegiatannya.

(banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved