Breaking News:

Kesehatan Vagina

Kenali, Sembilan Makanan yang Baik untuk Kesehatan Vagina

Vagina yang sehat memiliki kadar asam pH natural. Munculnya bau tidak sedap atau keputihan yang lebih dari biasanya bisa menjadi tanda pH vagina Anda.

Editor: M.Risman Noor
KOMPAS.COM/FARIDA
Harga bawang putih di pasar tradisional di Karawang Rp 55.000 per kilogram. 

4. Lemak nabati untuk sirkulasi darah yang lebih baik dan gairah seks

Asam lemak omega-3 dapat membantu memperlancar sirkulasi atau aliran darah, yang merupakan kabar baik untuk gairah seks Anda. Sebuah studi pada 2014 menunjukkan bahwa asam lemak omega 3 serta asam lemak esensial lain yang ditemukan dalam minyak seabuckthorn, seperti palmitoleat, linoleat, oleat, dan palmitat, dapat membantu mengatasi kekeringan vagina pada wanita pascamenopause Kram menstruasi membuat Anda down?

Penelitian juga menunjukkan bahwa minyak ikan dapat meredakan dismenore yang parah lebih efektif daripada ibuprofen.

Tanaman Obat Keluarga, Daun Kemangi Sehat Jadi Sayur Lalapan Juga untuk Usir Nyamuk

5. Sebuah apel untuk meningkatkan fungsi seksual

Sebuah studi pada 2014 menunjukkan bahwa wanita yang makan apel sekali sehari memiliki kehidupan seks yang lebih baik daripada yang tidak melakukannya. Satu phytoestrogen phloridzin yang ditemukan dalam apel dianggap mampu membantu menstimulasi aliran darah vagina, meningkatkan fungsi seksual, gairah, lubrikasi, dan kemampuan orgasme yang lebih baik. Sementara, wanita yang mengonsumsi dua atau lebih porsi buah jeruk per hari cenderung lebih kecil untuk mengembangkan fibroid rahim.

Fibroid rahim adalah pertumbuhan massa yang bersifat non-kanker di dalam rahim atau di luar rahim.

6. Kedelai membantu penurunan kadar estrogen

Kandungan fitoestrogen, senyawa yang menyerupai estrogen dalam tubuh yang terkandung dalam kedelai adalah kabar baik bagi kesehatan vagina, terutama pada wanita dengan kadar estrogen yang berkurang. Ada banyak penyebab penurunan kadar estrogen dalam tubuh wanita, mulai dari obat-obatan hingga menopause. Tetapi, tetapi salah satu gejalanya adalah vagina kering.

Produk kedelai yang diproses secara minimal cenderung bersifat hidrofilik (yang memungkinkan otot menahan lebih banyak air) dan mengandung isoflavon (fitoestrogen dari tumbuhan), yang telah dipelajari bermanfaat bagi kulit pada wanita pascamenopause. Jadi, mengonsumsi kedelai atau produk kedelai baik untuk membantu mengatasi kekeringan vagina dan bermanfaat bagi kesehatan kulit dan pembuluh darah terutama pada wanita pascamenopause.

7. Alpukat untuk meningkatkan pelumasan dan memperkuat dinding vagina

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved