Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

Pilkada Banjarmasin 2020, Kekayaan Haris Makkie Rp 5 M, Ibnu Rp 3,9 M, Khairiul Rp 3 M

Salah satu syarat untuk mendaftar ke KPU Banjarmasin, masing-masing bapaslon Pilkada Banjarmasin 2020 harus melampirkan LHKPN ke KPK.

Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody
Ketua KPU Banjarmasin, Rahmiyati Wahdah, membenarkan, bahwa salah satu syarat yang harus dilampirkan oleh masing-masing bapaslon saat mendaftar adalah harta kekayaan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Empat bakal pasangan calon (bapaslon) dalam Pilkada Banjarmasin 2020, resmi mendaftarkan diri ke KPU Banjarmasin yang dibuka selama tiga hari yakni 4 hingga 6 September 2020.

Adapun empat bapaslon tersebut, yakni H Ibnu Sina-Arifin Noor, Hj Ananda-Mushaffa Zakir, Haris Makkie-Ilham Nor dan satu lagi Khairul Saleh-Habib Ali (perseorangan).

Salah satu syarat untuk mendaftar ke KPU sendiri, masing-masing bapaslon harus melampirkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui website yang ditunjuk.

Lantas, siapakah bapaslon Wali Kota Banjarmasin yang paling tajir dari segi harta kekayaan yang dilaporkannya ke KPK tersebut ?

Terkait ini, Banjarmasinpost.co.id pun berusaha menggali informasi harta kekayaan yang dilaporkan dari masing-masing calon khususnya yang mendaftar di posisi wali kota.

UPDATE Covid-19 Kalsel: 66 Orang Positif, Terbanyak dari Banjarmasin 51 Orang

Jenazah Pasien Covid-19 Dibawa Paksa Keluarga, Kandinkes Banjarmasin Ingatkan Bahayanya

Untuk sang petahana H Ibnu Sina menerangkan dirinya juga sudah melaporkan harta kekayaannya hampir mencapai Rp 4 miliar. "Memang syarat untuk mendaftar itu adalah LHKPN. Saya sudah melaporkan, dan yang saya laporkan sekitar Rp 3,9 miliar," kata Ibnu Sina.

Dirincikan oleh suami dari Hj Siti Wasilah ini, bahwa harta kekayaan yang dilaporkannya tersebut terdiri atas beragam bentuk.

"Ada harta bergerak dan tidak bergerak, termasuk juga tabungan dan investasi juga saya laporkan. Ada juga berupa sarana transportasi, investasi beli tanah untuk kebun dan sebagainya," jelasnya.

Disinggung mengenai perolehan harta kekayaan yang dilaporkannya tersebut, Ibnu Sina mengatakan hasil dari keringatnya sendiri. "Hasil usaha sendiri. Sayakan tiga periode di Provinsi Kalsel sebagai anggota DPRD," katanya.

Selanjutnya mantan Setda Prov Kalsel yang juga maju dalam Pilwali Banjarmasin 2020, yakni Haris Makkie,  mengaku lupa. "Lupa jumlahnya. Tapi yang jelas kami setiap tahun wajib melaporkan LHKPN. Dan yang kami laporkan yang 2019 lalu," ujarnya.

Pasien Sembuh Covid-19 Terpapar Lagi Ditemukan di Banjarmasin, Dinkes Sebut Faktor Ini

VIDEO Bocah Perempuan di Banjarmasin Ini Menangis Saat Terjaring Razia Masker

Halaman
12
Penulis: Frans
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved