Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Indonesia Resmi Resesi Bila Kinerja Ekonomi dalam Kondisi Ini, Lalu Gimana Menyikapinya?

Jika perekonomian negatif dalam dua kuartal berturut-turut, maka secara teknis Indonesia akan resmi masuk resesi.

THINKSTOCKS
Ilustrasi Resesi Ekonomi 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Kinerja negatif perekonomian Indonesia diperkirakan akan berlanjut di kuartal III-2020.

Hal itu membuat perekonomian Indonesia semakin berada di ambang resesi, setelah pada kuartal II-2020 ekonomi tumbuh negatif 5,32 persen.

Jika perekonomian negatif dalam dua kuartal berturut-turut, maka secara teknis Indonesia akan resmi masuk resesi.

Ekonomi Tumbuh Negatif 5,32 Persen, BPS: Kalau Indonesia Masuk Resesi Ini Begini Kriterianya

Kepastian Dibukanya Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 8, Jangan Takut Sisa Kuota Masih 1,8 Juta

Tips Beli Yamaha RX-King, Jangan Kecele, Begini Cara Kenali Barang Orisinil

Lalu bagaimana masyarakat harus menyikapi kondisi resesi tersebut?

Ekonom BCA David Sumual menilai, di tengah kondisi pelemahan ekonomi selalu ada peluang. Hal inilah yang harus ditemukan oleh masyarakat untuk bisa bertahan di masa krisis.

"Jangan berserah diri juga, harus ada upaya lakukan inovasi atau kreatifitas baru," katanya kepada Kompas.com seperti dikutip pada Rabu (9/9/2020).

Ia mencontohkan, inovasi tersebut seperti diversifikasi lini bisnis ke produk yang saat ini tengah dibutuhkan. Salah satunya alat kesehatan, mencakup alat pelindung diri (APD), masker, hingga hand sanitizer.

Selain itu, kini bahkan mulai bermunculan bioskop dengan sistem drive thru atau menonton film tanpa harus turun dari kendaraan. Adapula dengan melakukan penjualan lewat toko online.

"Belanja e-commerce juga kan masih cukup baik, ada beberapa produk tertentu permintaan masyarakat cukup bagus," kata dia.

Di tengah pandemi ini, digitalisasi memang meningkat pesat dan momentum tersebut perlu dimanfaatkan. Selagi sebagian besar orang melirik belanja lewat online, maka para pelaku usaha bisa menggenjot promosi produk lewat sistem online pula.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved