Breaking News:

Pilkada Kotabaru 2020

Pemeriksaan Kesehatan Paslon 2BHD Ditunda, Ketua Tim Pemenangan: Alhamdullilah Keduanya Sehat Bugar

Ketua KPU Kotabaru Zainal Abidin mengatakan selain pasangan SJA-ARUL, pihaknya tunda pemeriksaan kesehatan pasangan Burhanudin dengan Bahrudin (2BHD)

banjarmasinpost.co.id/Helriansyah
Pasangan 2BHD saat melakukan pendaftaran secara virtual ke KPU Kotabaru, karena terpapar Covid-19 

Editor: Syaiful Akhyar
BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Pendaftaran bakal pasangan  calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru telah selesai.

Sesuai tahapan Komisi Pemilihan Umum (KPU), bapaslon mengikuti pemeriksaan kesehatan hingga 11 September mendatang. 

Diketahui untuk pasangan Sayed Jafar dan Andi Rudi Latif (SJA-ARUL), Senin (7/9/2020) kemarin hingga hari ini telah menjalani medical chec up (MCU) di RSUD Ulin Banjarmasin. Berdasar hasil Swab, keduanya negatif, selain hasil pemeriksaan kesehatan lainnya. 

Ketua KPU Kotabaru Zainal Abidin mengatakan selain pasangan SJA-ARUL, pihaknya menunda pemeriksaan kesehatan untuk pasangan Burhanudin dengan Bahrudin (2BHD).

Warga Banjarbaru Ini Keluhkan Harga Elpiji 3 Kg Melambung Rp 45 Ribu

Pemkab Tanahbumbu Segera Miliki Gedung Serbaguna Senilai Rp 8,3 Miliar

Pasca Bertemu Ibnu Sina, Habib Banua Tegaskan Dukungannya untuk Petahana di Pilkada Banjarmasin 2020

Menurut Zainal, penundaan pemeriksaan 2BHD karena sebelumnya dinyatakan terkonfirmasi Covid-19.

Maka dari itu, sesuai regulasi PKPU Nomor 10 tahun 2020 selain penerimaan berkas pendaftaran dilakukan secara daring (dalam jaringan) yang difasilitasi KPU. 

Menyinggung proses pemeriksaan kesehatan dimulai tanggal 4 sampai 11 September, untuk pasangan 2BHD ditunda. 

"Penundaanya sesuai ketentuan penanganan Covid, ada waktu 14 hari," ujar Zainal kepada banjarmasinpost.co.id, Selasa (8/9/2020).

Zainal sudah berkoordinasi dengan tim pemenangan 2 BHD, meminta dalam waktu 10 sampai 14 agar pasangan dilakukan Swab lagi. Jika hasilnya negatif, dipastikan dilanjutkan ke pemeriksaan kesehatan. 

"Penundaan dihapus, begitu prosesnya," pungkas Zainal kepada banjarmasinpost.co.id.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan 2 BHD, H Sutrisno membenarkan, pemeriksaan kesehatan 2 BHD ditunda sesuai ketentuan regulasi diatur di PKPU. 

Meski demikian, Sutrisno menegaskan, saat ini pasangan 2 BHD dalam kondisi sehat dan segar bugar. "Fisik sehat seperti terlihat saat pendaftaran (daring) kemarin, karena tergolong orang tanpa gejala (OTG) saja," jelas Sutrisno. 

Menyinggung soal penundaan pemeriksaan kesehatan, sambung Sustrisno, pihaknya memaklumi karena memang prosedural. 

"Mengenai Swab ulang, ya selalu siap. Karena beliau (2BHD) ingin menjadi memberikan keteledanan kepada warganya. Mulai taat aturan, protokol kesehatan karena itu selalu beliau gaung-gaungkan," tandas Sutrisno. 

(banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Syaiful Akhyar
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved