Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Selama Pandemi Covid-19, Penghimpunan Dana Pihak Ketiga BTN Banjarmasin Turun 6,8 Persen

Seiring bertambahnya kasus PHK dan karyawan yang dirumahkan, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) di perbankan mengalami penurunan.

banjarmasinpost.co.id/Mariana
Transaksi nasabah di Kantor BTN Banjarmasin. 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Di masa pandemi Covid-19 yang melanda sejak Maret 2020, membuat sebagian besar cashflow masyarakat terganggu dan berakibat pada penarikan uang yang cukup signifikan dibandingkan menyimpan uang di bank.

Hal ini seiring bertambahnya kasus PHK dan karyawan yang dirumahkan, sehingga penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) di perbankan alami penurunan.

Di antaranya BTN cabang Banjarmasin, ditarik data per Agustus 2020, pertumbuhan DPK mencapai Rp 889 miliar. Branch Manager BTN Banjarmasin, Cahya Pribadi Putra mengatakan, posisi tersebut terdapat penurunan sekitar 6,8 persen dibandingkan Desember 2019 lalu.

Pemko Banjarbaru Gelar Rakor Pimpinan SKPD, Bahas Penanganan Covid-19

Lulus Cumlaude Tertinggi di Politala, Anak Petani Pelaihari Ini Langsung Direkrut Kerja di Bank

Materi Lalu Lintas Masuk Mata Pelajaran Sekolah, Satlantas Polres Tabalong dan Disdik Teken MoU

Kendati demikian, selama pandemi terdapat peningkatan jumlah nasabah yang membuka rekening yakni per Agustus sebanyak 4.835 rekening.

"Hal ini dikarenakan BTN mensyaratkan untuk pinjaman KPR wajib buka tabungan dan ada beberapa yang membuka tabungan dengan tujuan lainnya. Namun dalam peningkatan jumlah nasabah yang menabung atau bertransaksi di loket relatif menurun yang mana penyebabnya kekhawatiran nasabah terhadap pandemi Covid-19," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Rabu (9/9/2020).

Antisipasi hal tersebut, BTN meningkatkan penjualan melalui e-channel sebagai media transaksional nasabah.

Dalam masa pandemi ini ada peningkatan pengguna M-Banking sebanyak 6.686 pengguna atau meningkat sebanyak 46,69 persen.

Adanya jumlah penggunaan meningkat diharapkan selain karena pandemi juga antisipasi kemudahan transaksi digital di era digitalisasi.

"Selain M-Banking yang digunakan untuk transaksi, Bank BTN juga mengembangkan beberapa digital banking lainnya seperti BTN Properti untuk kemudahan dalam pengurusan KPR digital, sehingga diharapkan semua transaksi BTN semuanya dapat dilakukan di rumah tanpa harus ke outlet Bank BTN," imbuhnya.

Layanan yang diberikan melalui M-Banking atau Internet Banking BTN yakni dapat melakukan transfer dan pembayaran listrik PDAM, kartu kredit, pembayaran pinjaman, pajak E commerce, dan beberapa fitur menarik lainnya yang dapat mempermudah nasabah untuk bertransaksi kapan saja.

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved