Berita Tanahlaut

Tingginya Air Asam Tambang di Tala Berpotensi Cemari Sungai, Upaya ini yang Dilakukan Penambang

Usaha pertambangan batu bara di Kalimantan Selatan (Kalsel) kerap memunculkan air asam tambang (AAT).

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
IDHAR UNTUK BPOST GROUP
Inilah alat pengaduk kapur tohor untuk mengelola AAT. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Usaha pertambangan batu bara di Kalimantan Selatan (Kalsel) kerap memunculkan air asam tambang (AAT).

Ini merupakan pencemar air tertinggi dari fase produksi tambang.

Informasi diperoleh banjarmasinpost.co.id, AAT di areal tambang di Banua ini cukup tinggi, termasuk di lokasi tambang di Tala.

Mulai yang ada di wilayah Kecamatan Kintap maupun Jorong.

Kabarnya AAT di area tambang PT Jorong Barutama Greston (JBG) di Kecamatan Jorong juga cukup tinggi.

Curigai Luna Maya yang Tak Keluar Kamar, Ayu Dewi Kaget Dapati Fakta Ini di Rumah sang Sahabat

Sikap Sule pada Wanita yang Ancam Mau Membunuhnya, Jelaskan Soal Rizky Febian dan Anya Geraldine

VIRAL TIKTOK GADIS RAPUNZEL, Miliki Rambut Panjang Sampai ke Kaki, Begini Suka Duka Roro Layungsari

Sejumlah kalangan menyebut hal itu menjadi kerentanan tersendiri terhadap kualitas air sungai sekitar jika tak ada upaya khusus dan serius dari pihak penambang.

Air asam tambang atau acid mine drainage adalah istilah umum yang digunakan untuk menyebutkan air lindian (leachate), rembesan (seepage) atau aliran (drainage).

Air ini terjadi akibat pengaruh oksidasi alamiah mineral sulfida (mineral belerang) yang terkandung dalam batuan yang terpapar selama penambangan.

"Saya pernah lihat warna air di lubang tambang menghijau. Pasti itu tak baik kalau ngalir ke sungai. Perusahaan harus mengatasinya supaya tak mencemari lingkungan," ucap Rumsan, warga Pelaihari, Rabu (9/9/2020).

Lebih dari itu menurutnya pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup mesti memperkuat pengawasan di lapangan.

"Teknis pengawasannya juga mesti diperbarui, sistem sidak lah. Kalau tidak ya kan bakal tampak baik semua," cetusnya.

Manajemen PT JBG ketika dikonfirmasi mengakui AAT menjadi salah satu pekerjaan rumah yang sejak dulu terus berupaya ditangani secara baik.

Upaya yang dilakukan yakni melalui active treatment.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved