Breaking News:

Berita Tabalong

VIDEO Satlantas Polres Tabalong dan Disdik Teken MoU, Materi Lalu Lintas Masuk Pelajaran Sekolah

Pendidikan tentang berlalu lintas direncanakan akan dimasukan dalam mata pelajaran di sekolah yang ada di Kabupaten Tabalong.

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Pendidikan tentang berlalu lintas direncanakan akan dimasukan dalam mata pelajaran di sekolah yang ada di Kabupaten Tabalong.

Sebagai langkah awal, Satlantas Polres Tabalong melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tabalong, Rabu (9/9/2020).

Penandatanganan dilakukan Kasatlantas Polres Tabalong Iptu Narendra Rian Agusta bersama Kadisdik Tabalong H Mahdi Noor, di Pendopo Bersinar, disaksikan Kapolres AKBP M Muchdori dan Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani.

Menurut kapolres, kerjasama ini agar pengetahuan tentang lalulintas bisa sejak dini diberikan melalui proses pembelajaran di sekolah.

"Jadi ini berkaitan dengan pendidikan lalulintas di sekolah-sekolah yang ada di Tabalong," katanya.

Sementara terkait teknis pelaksanaan, kasatlantas menerangkan, nantinya materi tentang lalulintas diintegrasikan ke mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan.

"Jadi ini tahapan awal berupa perjanjian kerjasama, nanti dilanjutkan sosialiasasi kepada murid dan guru dan dilanjutkan lagi workshop untuk guru agar mereka bisa memahami tentang lalulintas," jelasnya.

Dengan begitu maka guru-guru akan bisa lebih mudah apabila nanti menyampaikan materi tentang lalulintas.

Sedangkan bagi petugas satlantas, kemungkinan akan turun untuk memberikan materi lalulintas pada kelas besar, kalau untuk kelas rutin diajarkan oleh guru masing-masing.

Ditambahkannya juga, untuk mendukung program ini pihaknya juga ada memberikan buku tentang kurikulum yang telah disusun Korlantas Mabes RI untuk pedoman penyusunan silabus intgerasi materi lalulintas dengan PKN.

"Bukunya diperuntukan untuk kelas 1 SD sampai kelas 3 SMP, " katanya.

Nantinya sebagai langkah awal akan ada dua sekolah di Tabalong, satu untuk SD dan satu SMP yang menjadi pilot project penerapan mata pelajaran yang sudah terintegrasi.

(banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved