Breaking News:

Bumi Selidah

Musa Penderita Tumor di Kabupaten Batola Meninggal, Bupati Serahkan Bantuan

Uang bantuan yang disiapkan dari Yayasan Dompet Sedekah Peduli Batola yang dibina Bupati Baola Noormiliyani diserahkan kepada isteri almarhum.

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Alpri Widianjono
HUMPRO PEMKAB BATOLA
Bupati Barito Kuala (Batola), Hj Noormiliyani AS, menyampaikan belasungkawanya kepada istri almarhum Musa (30) dan keluarga di rumah duka, Desa Jelapat 1, Kecamatan Tamban, Kabupaten Batola, Kalimantan Selata, Rabu (9/9/2020). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Bupati Barito Kuala (Batola), Hj Noormiliyani AS, mengunjungi warganya, Musa (30), yang menderita tumor kandung kemih, Rabu (9/9/2020) siang.

Namun kedatangan bupati sekaligus untuk memberikan bantuan itu sedikit terlambat.

Suami dari nyonya Rusmini yang beralamat di Desa Jelapat 1, Kecamatan Tamban, Kabupaten Batola, Kalimantan Selatan, itu lebih duluan meninggal beberapa saat sebelum bupati tiba.

Meski begitu, kedatangan Bupati yang didampingi Camat Tamban, Agus Supriadi, tergolong lebih awal melayat almarhum. 

Sedangkan uang bantuan yang disiapkan dari Yayasan Dompet Sedekah Peduli Batola yang dibina Noormiliyani,  diserahkan kepada isteri almarhum untuk keperlian bersama kedua puteri yang masih berusia 2 dan 7 tahun. 

Bupati Barito Kuala (Batola), Hj Noormiliyani AS, menyerahan bantuan kepada istri almarhum Musa (30), Kamis (10/9/2020).
Bupati Barito Kuala (Batola), Hj Noormiliyani AS, menyerahan bantuan kepada istri almarhum Musa (30), Kamis (10/9/2020). (HUMPRO PEMKAB BATOLA)

“Tadinya kami berniat menjeguk sekaligus menyampaikan bantuan, namun ternyata rencana Allah telah menentukan. Kami turut berduka, semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah Swt dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," ucap Noormiliyani. 

Selama hidup, kondisi keseharian almarhum tergolong kurang mampu. Rumahnya terbilang cukup kecil untuk ditempati empat orang karena hanya berukuran 3 x 6 meter dengan dinding kayu dan beratap seng yang sudah kropos.

Karenanya, bupati perempuan pertama di Kalsel itu menekankan agar rumah almarhum dimasukkan dalam Program Bedah Rumah Sehat ala PKK.

Tak hanya itu, keluarga almarhum juga diharapkan diupayakan dimasukan dalam Program Keluarga Harapan (PKH). Meski pun selama ini juga memperoleh santunan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.

Almarhum Musa meninggal dunia karena menderita tumor kandung kemih. Ia sempat berjuang selama enam bulan dan sempat tergolek sebulan terakhir lantaran memuncaknya penyakit yang diderita. 

Musa sempat dirawat di RSUD Abdul Aziz Marabahan, sebelum dirujuk ke RS Ulin Banjarmasin dan dianjurkan menjalani operasi. Namun proses operasi belum bisa dilakukan dalam waktu segera. 

Selain terhimpit biaya, juga diperlukan waktu sekitar sebulan untuk penanganan lanjutan penyakit yang mendera lelaki yang sehari-hari bekerja sebagai penjual sayur dan buruh bangunan tersebut. (AOL/*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved