Breaking News:

Ekbis

Rupiah Hari Ini Loyo, Nilai Tukar Rupiah Turun 0,38 Persen Per Dolar Amerika Serikat

Mata uang RI Rupiah hari ini loyo dibandingkan hari kemarin. Pada hari ini Kamis (10/9/2020), nilai tukar rupiah turun cukup signifikan yakni 0,38

pixabay.com
Ilustrasi uang rupiah pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 Ribu 

Editor: Royan Naimi

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Mata uang RI Rupiah hari ini loyo dibandingkan hari kemarin. Pada hari ini Kamis (10/9/2020), nilai tukar rupiah turun cukup signifikan yakni 0,38 persen per dolar Amerika Serikat.

Nilai tuka rupiah hari ini sampan Kamis sore spot ditutup di level Rp 14.855 per dolar Amerika Serikat (AS).

Rupiah hari ini loyo 0,38 persen Mika dibandingkan penutupan hari sebelumnya di angka Rp 14.799 per dolar AS.

Jadi, rupiah Hari ini loyo, merupakan mata uang dengan pelemahan terdalam di kawasan.

Sampai pukul 15.00 WIB, mata yang di Asia bergerak mixed. Dengan won Korea Selatan sebagai mata uang dengan penguatan terbesar di kawasan setelah naik 0,36%. 

Update Harga Emas Hari Ini, Harga Emas Antam Naik Rp10.000 Jadi Rp 1.022.000 Per Gram

Emas Antam Naik Rp 8 Ribu, Cek Harga Emas Terbaru dan Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Disusul peso Filipina dan rupee India yang sama-sama menguat 0,15% terhadap the greenback. Berikutnya ada ada yen Jepang yang terangkat 0,11% serta ringgit Malaysia yang terkerek 0,10%.

Disusul, dolar Taiwan yang terapresiasi 0,01% dan dolar Hong Kong yang menguat tipis 0,004% pada hari ini.

Sementara itu, baht Thailand berada satu tingkat lebih baik dari rupiah setelah turun 0,22%. Kemudian ada dolar Singapura yang koreksi 0,14% dan yuan China yang melemah 0,13% terhadap dolar AS.

Sebelumnya, Rupiah dibuka melemah pada perdagangan Kamis (10/9). Mengutip Bloomberg, rupiah melemah ke level Rp 14.799 per dolar Amerika Serikat (AS).

Kurs rupiah melemah 0,23% atau turun 34 poin dibandingkan penutupan kemarin, Rabu (9/9) yang ditutup di level Rp 14.765 per dolar AS. Kemarin rupiah juga ditutup melemah sebesar 0,17% dari hari sebelumnya.

Pelemahan rupiah ini sejalan dengan prediksi analis.  Sebelumnya, Head of Economics Research Pefindo Fikri C Permana mengatakan pelemahan rupiah pada perdagangan hari ini masih akan disebabkan oleh tertekannya aset berisiko.

 Hal tersebut dinilai Fikri berdasarkan Credit Default Swap (CDS) Indonesia yang terus naik sejak akhir Agustus.

“Dari sentimen eksternal, harga minyak dunia yang semakin turun memungkinkan harga komoditas lain ikut turun. Belum lagi tensi perdagangan AS-China yg kembali meningkat seiring permintaan pemilu dipercepat di Hongkong,” jelas Fikri kepada Kontan.co.id, Rabu (9/9).

Artikel ini kompilasi berita telah tayang di kontan.id dengan judul: Loyo, rupiah ditutup melemah 0,38% ke Rp 14.855 per dolar AS pada Kamis (10/9) dan judul Rupiah dibuka melemah ke level Rp 14.799 per dolar AS, Kamis (10/9) 

Editor: Royan Naimi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved