Breaking News:

Pilkada Kalteng 2020

Kapolda Kalteng Ingatkan Pilkada Kalteng Jangan Sampai Munculkan Klaster Baru Covid-19

Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo, menerima audiensi Kepada Badan Kesbangpol Kalteng Agus Pramono bersama FKUB Kalteng.

banjarmasinpost.co.id/Fathurahman
Kepala Kesbangpol dan Kapolda Kalteng saat membahas pelaksanaan Pilkada Kalteng di masa Pandemi Covid-19. 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Semakin bertambahnya kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kalimantan Tengah yang hingga, Jumat (11/9/2020) pagi sudah mencapai 2.850 kasus berdasarkan rilis Kamis (10/9/2020) sore mendapat perhatian banyak kalangan di Bumi Tambun Bungai.

Menjelang pelaksanaan Pilkada Kalteng Gubernur dan Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo, menerima audiensi dengan Kaban Kesbangpol Kalteng Agus Pramono, di Aula Satya Haprabu Mapolda Jalan Tjilik Riwut Km 1 Kota Palangkaraya.

Kapolda melalui Kabidhumas Kombes Pol Hendra Rochmawan, ketika dikonfirmasi mengungkapkan, banyak yang dibicarakan Kapolda dan Kepala Kesbangpol Kalteng dalam pertemuan tersebut terutama membicarakan pelaksanaan Pilkada Kalteng yang saat ini tahapannya terus berjalan jangan sampai menjadi klastet baru penyebaran Covid-19.

Sabu Disimpan di Ban Motor, Pria Sungai Andai Ini Ditangkap Ditnarkoba Polda Kalsel

Update Covid-19 Kalteng, Kasus Terkonfirmasi Positif Kalteng Capai 2.850 Orang, Bertambah 36 Kasus

Warga Kelayan B Banjarmasin Geger, Ada Lelaki Ngamuk Membawa Sajam

"Tujuan Kaban Kesbangpol dan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) H.M Yamin Mukhtar beserta sejumlah rekan-rekan lainnya ke Mapolda dalam rangka persiapan menghadapi Pilkada yang akan memilih Gubernur Kalteng dan Pilkada Bupati Kotim," ujar Hendra yang juga adalah Mantan Kapolresta Palangkaraya ini.

Kapolda juga membahas tentang pandemi Covid-19 yang kini masih terjadi diseluruh lapisan masyarakat Indonesia termasuk di Kalimantan Tengah. Kapolda mengharapkan dalam Pelaksanaan Pilkada nanti harus tetap mematuhi protokol kesehatan pandemi Covid-19.

"Jangan sampai pesta demokrasi menjadi klaster baru dalam penyebaran virus Corona yang telah merenggut banyak korban jiwa," tekannya.

(banjarmasinpost.co.id /fathurahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved