Breaking News:

Wabah Corona di Kalteng

Update Covid-19 Kalteng, Kasus Terkonfirmasi Positif Kalteng Capai 2.850 Orang, Bertambah 36 Kasus

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalteng hingga Jumat (11/9/2020) pagi secara akumulasi mencapai 2.850 orang. Setiap hari kasus bertambah.

banjarmasinpost.co.id/Fathurahman
Upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 Kalteng terus dilakukan salah satunya dengan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat Kalteng, agar mentaati protokol kesehatan. 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng)  hingga Jumat (11/9/2020) pagi secara akumulasi mencapai 2.850 orang.

Setiap harinya selalu saja ada penambahan kasus dari 13 kabupaten kota di Provinsi Kalteng.

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, melalui rilisnya, Kamis (10/9/2020) sore) menyatakan, selaku Ketua Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah (GTPP Covid-19 Kalteng), menyampaikan jumlah akumulasi data pasien konfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan Tengah bertambah sebanyak 36 orang total kasus mencapai 2.850 orang.

Warga Kelayan B Banjarmasin Geger, Ada Lelaki Ngamuk Membawa Sajam

Pembangunan Lapas Tanahbumbu Masuki Tahap Penyelesaian Gedung Teknis, 2021 Diperkirakan Operasional

Jalani Karantina Mandiri Pasca Terpapar Covid-19, Adit Sebut Kondisinya Sehat

Pasien dinyatakan sembuh sebanyak 29 orang dan pasien dinyatakan meninggal dunia secara total sebanyak 115 orang atau dengan tingkat kematian Case Fatality Rate (CFR) 4 persen.

"Data tersebut menunjukkan bahwa sejak tanggal 12 Maret 2020 dimana kasus pertama kali yang terkonfirmasi positif Covid-19 sampai dengan saat ini, penambahan kasus konfirmasi baru selalu terjadi setiap hari di Kalimantan Tengah," ujarnya.

Ditegaskan dia, hal tersebut berpotensi terus terjadi jika masyarakat tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Gubernur Sugianto, mengharapkan seluruh masyarakat tidak ada lagi yang berpikir bahwa ini merupakan sebuah konspirasi.

Dia juga meminta dukungan seluruh masyarakat terus mensosialisasikan ancaman covid-19 sehingga dapat menyadari ancaman covid-19 dan secara sadar menerapkan disiplin protokol kesehatan sebagai suatu bentuk adaptasi kebiasaan baru dalam aktivitas sehari-hari.

Perkembangan data Covid-19 yang kami himpun akumulasinya pada 10 September 2020 pukul 15.00 WIB
Kabupaten dan kota zona terdampak, sebanyak 13 kabupaten dan 1 kota sudah terdampak.

"Tetapi Kabupaten Sukamara tidak ada kasus dan zona hijau," ujarnya.

Gubernur Kalimantan Tengah selaku Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah selalu mengingatkan seluruh masyarakat Kalimantan Tengah agar tetap mematuhi protokol kesehatan serta memutus mata rantai sebaran Covid-19.

"Bagi warga yang belum sadar terhadap protokol kesehatan, Ingat ! Wajib 4M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan agar Covid-19 ini segera berakhir di Kalimantan Tengah dan seluruhnya," imbaunya.

(banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved