Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

Belum Ada Calon Ditetapkan KPU, Bawaslu Tanbu Tegaskan Kampanye Belum Ada

Bawaslu Tanbu menegaskan saat ini belum ada penetapan calon di Pilkada Tanbu. Sehingga, belum ada aturan kampanye yang mengikat.

istimewa
Ketua Bawaslu Tanbu, Malewa. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Tiga Bakal Calon Bupati Tanahbumbu telah terdaftar di Komisi Pilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanahbumbu (Tanbu).

Ketiga pasangan calon tersebut yakni HM Zairullah Azhar - H Muh Rusli, Pasangam Syafrudin H Maming - HM Alpiya Rakhman pasangan dari jalur perseorangan Mila Karmila - Zainal Arifin.

Ketiganya hingga saat ini belum ditetapkan sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati. Sehingga masih belum ada ketentuan yang mengikat atau larangan yang ditetapkan KPU dan Bawaslu.

Penetapan calon baru akan dilaksanakan pada 23 September mendatang, dan 24 pencabutan nomor urut calon.

Pilkada Tanahbumbu 2020 - KPU Tanahbumbu Sebut Belum Ada yang Daftar Hari Ini, PDIP Daftar Besok

Pilkada Tanahbumbu 2020 - Habib Banua Anggota DPD RI Tegaskan Dukungannya Kepada Pasangan Muda Ini

Terkait informasi yang beredar di Kabupten Tanahbumbu,  satu bakal calon disebutkan melakukan kampanye kepada warga.

Terkait informasi tersebut, Bawaslu Tanbu, Kamiludin Malewa, Sabtu (12/9/2020) mengatakan itu bukan termasuk kampanye. Sebab, bila kampanye berarti sudah ada calon yang pasti.

Sementara untuk saat ini masih belum ada ditetapkan calon.

Dalam pandangan Penyelenggara, sebelum ditetapkan Paslon oleh KPU, kampanye itu belum ada.

Aturan Hukum kampanye belum menjangkau sebelum ditetapkan sebagai Paslon oleh KPU, dan tidak ada yang dilanggar.

Beda halnya, kalau yang melakukan itu ASN, itu jelas pelanggaran.

"Kampanye itu ada waktu yang ditetapkan dan ada metodenya. Tetapi itu setelah Calon ditetapkan, sejak saat itu mereka dan Timnya terikat dengan aturan kampanye. Itulah perbedaan Bakal Pasangan Calon dengan Calon," katanya.

Pilkada Tanahbumbu 2020 - Tiga Pasangan Peserta Pilbup Tanahbumbu Dinyatakan Lolos Verifikasi Berkas

Lebih jelasnya, meski pun saat ini menyampaikan ini itu, sosialisasi atau warga menyebutnya kampanye, sebenarnya salah mengartikan. Karena yang disebut kampanye itu, kalau sudah ada calon.

"Sekarang ini kan belum ada calon. Semuanya masih baka calon. Bakal calon ini bisa saja tidak lolos dan gagal ditetapkan sebagai calon, nah yang rugi siapa ? Kan yang mensosialisasikan tadi. Jadi dari kacamata kami sebagai penyelenggara itu bukan kampanye, kampanye ada saatnya," sebutnya. (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved