Breaking News:

Kriminalitas Banjarmasin

Gara-gara Berteriak, Warga Belitung Darat Banjarmasin Diserang dengan Mandau

Pepatah kata mengatakan, "Mulutmu adalah harimaumu". Itulah yang dialami Novianto Fahrozi (19), warga Jalan Belitung Darat Gang Rahayu RT18, Keluraha

Penulis: Jumadi | Editor: M.Risman Noor
dok polsekta banjarmasin barat
Tersangka penganiayaan Hendra maulana alias nehe 

BANJARMARMASIN.CO.ID.BANJARMASIN - Pepatah kata mengatakan, "Mulutmu adalah harimaumu". Itulah yang dialami Novianto Fahrozi (19), warga Jalan Belitung Darat Gang Rahayu RT18, Kelurahan Belitung Utara, Kecamatan Banjarmasin Barat Kota Banjarmasin.

Korban Novianto Fahrozi diserang oleh tersangka Hendra Maulana alias Nehe (26) dengan sajam jenis mandau. Akibatnya korban mengalami luka pada bagian pergelangan tangan sebelah kanan. 

Usai membacok, tersangka warga Jalan Belitung Darat Gang Rahayu RT18, Kelurahan Belitung Utara Kecamatan Banjarmasin Barat Kota Banjarmasin itu langsung kabur.

Aksi penganiayaan dengan sajam terjadi di Jalan Belitung Darat, tepatnya di depan Gang Rahayu RT018/002 Banjarmasin Barat, Kamis (13/8/2020) subuh pukul 05.00 Wita.

Minimalkan Angka Kecelakaan, Dishub Banjarmasin Pindah Jalur Putar Balik Flamboyan

Terjaring Melanggar Protokol Kesehatan, Remaja di Banjarmasin ini Tawar Harga Sanksi Denda

Kapolsekta Banjarmasin Barat, Kompol Mars Suryo Kartiko, melalui Kanit Reskrimnya, Iptu 

Yadi Yatullah, Minggu (13/9/2020) mengatakan, berkat kejelian anggotanya di lapangan, tersangka ditangkap di Jalan Belitung Darat depan Gang Rahayu RT018/002 Kelurahan Belitung Utara Kecamatan Banjarmasin Barat Kota Banjarmasin.

"Tersangka dibekuk anggota kami di Jalan Belitung Darat Banjarmasin, Jumat (11/9/2020) sekitar pukul 15:00 Wita,"kata Kapolsekta Banjarmasin Barat.

Selain menangkap tersangka, petugas juga menyita sebilah mandau bersama kumpangnya yang kini disita sebagai barang bukti. 

Uraian singkat kejadian, pada hari, tanggal, bulan, tahun dan TKP tersebut di atas telah terjadi tindak pidana penganiayaan dengan sajam yang mana menurut keterangan sebelumnya korban dan saksi sedang nongkrong di Jalan Belitung Darat tepatnya di depan Halte SMPN 5 Banjarmasin.

Tak lama kemudian tiba-tiba adik pelaku melintas menggunakan sepeda motor dan sempat diteriaki korban dan saksi sehingga adik pelaku datang menghampiri korban dan saksi.

Kemudian terjadi cek-cok mulut antara adik pelaku dengan korban. Setelah kejadian cek-cok mulut tersebut adik pelaku lari dan meninggalkan sepeda motor dan 1 buah handphone di TKP.

Juga handphone milik korban juga tertinggal di TKP. Saat korban mencari handphone miliknya dan melintas di depan Gang Rahayu, tiba-tiba korban diserang oleh pelaku dengan menggunakan sajam. 

Atas kejadian tersebut korban mengalami luka bacok pada bagian pergelangan tangan sebelah kanan.

Selanjutnya kejadian itu dilaporkan korban ke Polsekta Banjarmasin Barat guna proses hukum lebih lanjut. (banjarmasinpost.co.id/jumadi)

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved