Breaking News:

Berita Kapuas

Kemenag RI Pantau dan Evaluasi Bantuan Operasional Pesantren di Kabupaten Kapuas, Ini Tujuannya

Tim Kemenag RI lakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan penerimaan bantuan operasional pesantren (BOP) di Kabupaten Kapuas.

Kemenag Kapuas
Tim dari Kemenag RI saat berada di Kantor Kemenag Kapuas 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Tim dari Kementerian Agama (Kemenag) RI telah melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan penerimaan Bantuan Operasional Pondok Pesantren (BOP) pada Masa Pandemi Covid-19.

Kasi Pendidikan Diniyah dan Pontren Kemenag Kapuas, H Marino mengatakan evaluasi dan pemantauan BOP ini dengan didampingi oleh pihaknya dengan target ada 5 lembaga pondok pesantren yang menjadi sampel.

Pemantauan dan evaluasi telah dilaksanakan sejak 7 hingga 11September 2020 lalu dengan penyerahan hasil evaluasi kepada tim Irjen Kemenag RI.

"Untuk Kabupaten Kapuas ada 5 lembaga Pondok Pesantren yang menjadi sampel dalam Pemantauan dan Evaluasi ini, Alhamdulillah semua sudah dilaksanakan dengan hasil akhir penyerahan hasil evaluasi," kata H Marino, Minggu (13/9/2020).

Tak Bisa Laksanakan Perkemahan, Kwarcab Pramuka Kabupaten HSS Gelar Latihan Gabungan

Indocement di Kotabaru Berikan Sertifikasi Kompetensi Industri kepada Guru SMKS

Pergatsi Kalsel Realisasikan Pembentukan Kepengurusan Pergatsi pada Enam Kabupaten Kota di Kalsel

Dilanjutkannya, Dana BOP merupakan dana strategis, apalagi saat ini sedang berada di tengah Pandemi Covid-19.

"Sehingga ada petunjuk teknis penggunaan dana BOS yang harus disesuaikan dengan kebutuhan di pondok pesantren," tambah Marino

Selain itu lanjut Marino Pemanfaatan BOP Pesantren, antara lain dapat digunakan untuk membiayai komponen-komponen sebagai Pembiayaan Operasionalisasi Pesantren.

Misal membayar listrik, air, keamanan dan pembiayaan kebutuhan protokol kesehatan, diantaranya sabun, handsanitizer, masker, penyemprotan desinfektan, wastafel, alat kebersihan dan sebagainya.

"Juga untuk pembiayaan lain terkait pendukung protokol kesehatan selama sesuai dengan petujuk teknis yang berlaku," pungkasnya.

(banjarmasinpost.co.id/fadly Setia R)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved