Breaking News:

Pilkada Kalteng 2020

Pasangan Harati akan Patuhi Protokol Covid-19, Bawaslu Kalteng Tunggu Aturan Pusat

Bawaslu Kalteng masih melakukan penelitian terhadap adanya dugaan pelanggaran pelaksanaan tahapan yang dilakukan oleh pasangan bakal calon

tribunkalteng.co/fathurahman
Satriadi, Ketua Bawaslu Kalteng. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Adanya indikasi pelanggaran Protokol Kesehatan Covid-19 pada pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Kalimantan Tengah mendapat perhatian Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Tahapan pelaksanaan Pilkada di Kalimantan Tengah, Minggu (13/9/2020) masih terus dilakukan.

Mulai dari pelaksanaan pendaftaran bakal calon hingga pelaksanaan tes kesehatan, psikologis hingga tahapan pemeriksaan urin pasangan calon kepala daerah di Kalteng.

Bawaslu Kalteng masih melakukan penelitian terhadap adanya dugaan pelanggaran pelaksanaan tahapan yang dilakukan oleh pasangan bakal calon kepala daerah.

Intensif Kedua Saya Kok Gagal Cair? Apabila Punya Problam, Ini Solusi Bagi Peserta Kartu Prakerja

Waktu Mustajab Sholat Dhuha, Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad, Lengkap Niat, Tata Cara & Keutamaan

Jumlah Pacar Tiara Andini Bikin Penasaran Boy William, Sang Biduan Sempat Angkat 10 Jari

Ketua Bawaslu Kalteng, Satriadi, mengatakan, selain mensosialisasikan tentang aturan pelaksanaan tahapan Pilkada yang sudah ada, pihaknya juga terus mengawasi penerapan protokol kesehatan dalam tahapan tersebut.

Untuk aturan sanksi pelanggaran Protokol Kesehatan Covid-19, pihaknya masih menunggu regulasi dari Pemerintah Pusat.

"Khusus untuk sanski pelanggaran Protokol Kesehatan Covid-19 dalam pelaksanaan tahapan Pilkada, kami masih menunggu aturan pusat, yang masih digodok, tetapi kamitelah memiliki dokumen seperti foto atau video terkait pelaksanaan tahapan Pilkada di Kalteng," ujarnya.

Sementara itu, salah satu bakal calon Bupati Kotim, H Halikinnor dan Hj Irawati (Harati) yang dimintai komentarnya terkait aturan protokol kesehatan covid-19 yang harus diterapkan pasangan calon dalam pelaksanaan tahapan Pilkada, mengatakan siap menaati.

"Kami memang masih terus menjalani tahapan pelaksanaan Pilbup Kotim, dari pendaftaran hingga tahapan pemeriksaan kesehatan, psikologis dan pemeriksaan urin. Terkait penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaannya kami patuhi selama ini dan akan tetap melaksanakanya dalam menjalankan tahapan kedepannya," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved