Breaking News:

Pilkada Kalteng 2020

Penerapan Protokol Kesehatan Diutamakan KPU Kapuas Saat Laksanakan Tugas Pilkada Kalteng 2020

Penerapan Protokol Kesehatan diutamakan KPU Kapuas saat melaksanakan tugas penyelenggaraan Pilkada Kalteng 2020

KPU Kapuas
Usai apel gerakan coklit serentak di halaman Kantor KPU Kapuas beberapa waktu yang lalu. 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Menjalankan tahapan Pilkada tahun ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengeluarkan PKPU nomor 6 tahun 2020 tentang Pilkada serentak lanjutan dalam kondisi bencana non alam Covid-19.

Kemudian KPU juga memberikan anggaran untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para petugas.

Diantaranya untuk Panitia Penyelenggara Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan juga Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

Sebagaimana disampaikan Sekretaris KPU Kabupaten Kapuas, Otovianus, saat diwawancarai belum lama tadi.

Kemenag RI Pantau dan Evaluasi Bantuan Operasional Pesantren di Kabupaten Kapuas, Ini Tujuannya

Menggairahkan Ekonomi di Masa Pandemi, SJA Hadirkan Siwalk Food Court di Siring Laut Kotabaru

Pergatsi Kalsel Realisasikan Pembentukan Kepengurusan Pergatsi pada Enam Kabupaten Kota di Kalsel

"Guna menuruti aturan protokol kesehatan yang telah ditetapkan, kami juga telah mengadakan pemeriksaan Rapid Test yang bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas, dalam hal ini Dinas Kesehatan," katanya.

Serta, lanjutnya, KPU juga telah memfasilitasi APD berupa masker, face shield, hand sanitizer dan juga penyemprotan disinfektan.

Diungkapkan pula terkait Pilkada lanjutan yang sempat ditunda karena Covid-19, dapat dilaksanakan kembali dengan mengikuti protokol-protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

"Artinya dalam PKPU nomor 6 tahun 2020 ini, mengadopsi aturan-aturan yang diberlakukan Gugus Tugas," ujarnya.

Contohnya apabila Gugus Tugas mewajibkan masker, maka di dalam PKPU juga mewajibkan penggunaan masker dalam tahapan Pemilu ini.

Dirinya pun menambahkan dalam proses Pilkada ini tentu harus mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Seperti penggunaan masker, menjaga jarak, tersedianya tempat cuci tangan dan juga pembatasan jumlah peserta rapat sebanyak 50 persen dari kapasitas yang tersedia," pungkasnya.

(banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved