Breaking News:

Berita Banjarbaru

Rekrutmen Sopir BRT Ditunda karena Covid-19. Begini Penjelasan Dishub Kalsel

Anggaran Dishub Kalsel dipangkas untuk penangangan Covid-19 mengakibatkan rekrutmen sopir BRT terhenti dan dilanjut jika dialokasikan APBD Perubahahan

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
HUMAS DISHUB KASEL UNTUK BPOST GROUP
Bus Rapid Transit (BRT) yang dikelola Dinas Perhubungan Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Selatan telah membuka seleksi sopir dan cadangan pengemudi Bus Rapid Transit (BRT).

Namun belakangan, hasil seleksi belum keluar. Seleksi ditengara macet. Diduga hal ini karena imbas kondisi pandemi Covid-19 yang melanda Kalsel. 

Sekretaris Dishub Kalsel, M. Mirhansyah, menjelaskan memang ada seleksi dan sudah sampai tahapan psikotes. Namun saat menunggu jadwal tes simulator, anggaran dipangkas untuk penanganan Covid-19. Karena itu, kelanjutannya diputuskan ditunda. 

"Ada dua formasi, masing-masing diperlukan 12 orang. Bagi yang kemarin lulus psikotes, siap-siap saja dan tunggu pengumuman resmi jadwal seleksi," kata dia. 

Terdapat dua tahapan seleksi masing-masing bidang. Tahap pertama, seluruh biayai ditanggung Dishub Kalsel. Sedangkan tahap kedua, biaya dibebankan kepada peserta seleksi.

Tujuh Peserta Tidak Hadir Tes SKB CPNS 2019 Pemprov Kalsel

UPDATE Covid-19 Kalsel: Positif Bertambah 33 Orang, Total 9.282 Orang

Pulang dari Pasar Tungging di Belitung Banjarmasin, Istri Temukan Suami Gantung Diri

Lelaki Ini Meninggal di Teras Rumah Teman di Telaga Biru Banjarmasin

Gara-gara Berteriak, Warga Belitung Darat Banjarmasin Diserang dengan Mandau

Minimalkan Angka Kecelakaan, Dishub Banjarmasin Pindah Jalur Putar Balik Flamboyan

Tahap pertama meliputi arahan atau pengetahuan, SPM (standar pelayanan minimal angkutan umum), pelayanan, psikotes, dan tertulis.

Tahap kedua meliputi surat pengantar dari Satuan Lalu Lintas, tes kesehatan, tes psikologi, pencerahan simulator, tes simulator, dan tes teori dan praktek.

Saat pandemi Covid-19 mulai mewabah, menyebabkan anggaran terpangkas, sehingga Dishub Kalsel menunda penyelesaian seleksi. 

Tahapan seleksi sebelumnya sudah sampai pada psikotes. Tahapan seleksi dilanjutkan setelah anggaran dialokasikan dari APBD Perubahan.

Karena itu, Mirhan berharap melalui APBD Perubahan, anggaran seleksi kembali tersedia sehingga tahapan bisa dilanjutkan. 

Selain itu, dia juga memastikan hasil selesi sebelumnya masih berlaku dan tinggal melanjutkan tahapan.

"Kami masih menunggu jadwal simulator. Bagi yang kemarin lulus psikotes akan memasuki tes simulator," urainya.

(Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved