Breaking News:

Advertorial Bank Kalsel

Bank Kalsel Targetkan Jadi Bank Devisa

Bank Kalsel menargetkan akan menjadi Bank Devisa, target tersebut diharapkan dapat membuka pelayanan ekspor maupun impor barang ke Banua.

Bank Kalsel
Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Syabarrudin. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Demi memajukan perekonomian Kalimantan Selatan (Kalsel), Bank Kalsel menargetkan akan menjadi Bank Devisa, target tersebut diharapkan dapat membuka pelayanan ekspor maupun impor barang ke Banua.

Target itu dilontarkan Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Syabarrudin karena terpacu dari prestasi Bank Kalsel yang sudah menyandang predikat Peringkat Komposit 2 (PK-2), predikat itupun artinya dimanifestasikan sebagai Bank Sehat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Agus Syabarrudin mengatakan sebagai penyandang predikat Bank Sehat, tentunya banyak rencana pengembangan yang dilakukan.

"Bank Kalsel bisa menjadi Bank Devisa, yang melayani ekspor dan impor," ucapnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Ia menjelaskan apabila rencana itu bisa terealisasi, Bank Kalsel dapat melanyani transaksi ekspor dan impor batu bara yang terdapat di Banua.

Ditambahkannya, saat ini Bank Kalsel masih butuh proses dalam mewujudkan impian untuk membangkitkan perekonomian masyarakat, diantaranya harus menyandang predikat Peringkat Komposit 2 (PK-2), selama tiga kali berturut-turut dalam rentang waktu 18 bulan.

Selain itu, dia menjelaskan keuntungan sebagai bank devisa tentunya akan dapat melayani transaksi investor yang melakukan investasi dari berbagai negara.

Pihaknya juga sudah menyiapkan karyawan untuk melakukan transaksi internasional tersebut.

Sementara itu untuk menuju Bank Devisa, Bank Kalsel harus memiliki modal inti sebanyak Rp 3 Triliun, sedangkan pada saat ini hanya memiliki sekitar Rp 1,8 triliun.

Lanjutnya, untuk menuju modal tersebut, pihaknya menempuh dua cara yang dilakukan, antara lain dengan organik dan non-organik.

Secara organik dari laba yang dikumpulkan, dan non-organik melalui investor.

Dengan penyandang sebagai Bank Sehat, tentunya hal tersebut dapat diwujudkan dengan usaha dari berbagai pihak yang mendukung penuh. (aol)

Penulis: Mariana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved