Breaking News:

Kriminalitas Kalteng

Beli HP Curian, Pemuda Warga Kotawaringin Barat Kalteng Ini Harus Berurusan dengan Polisi

Beli HP tanpa dilengkapi surat resmi pembelian, Bahrian (25) warga Kotawaringin Barat diamankan polisi karena HP yang dibelinya ternyata hasil curian.

Polres Kobar
Diamankan polisi beli HP Curian 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, PANGKALANBUN - Peringatan bagi warga yang biasa membeli telepon selular murah secara perorangan tanpa adanya kwitansi resmi dari toko ponsel, karena rawan ponsel yang dibeli dengan harga murah tanpa adanya kotak ponsel dan kwitansi pembelian merupakan barang curian.

Kejadiaan nahas dialami salah seorang warga di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, yang tergiur ketika ada seseorang yang menjual ponsel dengan harga murah tanpa dilengkapi kwitansi pembelian juga kotak ponsel, kemudian pemuda tersebut diamankan petugas Polres Kobar dengan tudingan melakukan pembelian handphone hasil curian.

Pembelian gawai atau handphone dengan harga murah tanpa dilengkapi surat pembelian rawan hasil tindak kejahatan, namun ponsel murah yang dijual murah tersebut biasanya memang digemari, namun risikonya juga bisa-bisa berurusan dengan polisi.

Despianoor Kembali Ditahan, JPU Kejari Kotabaru Jerat Terdakwa dengan UU ITE

KalselPedia- Kantor Ekspedisi Tiki Banjarmasin Tersebar di Lima Kecamatan Kota Banjarmasin

Sikap Ustadz Abdul Somad Soal Penusukan Syekh Ali Jaber, UAS: Semoga Allah Angkat Derajatnya

Nasib sial dialami Bahrian, pemuda berumur 25 tahun, warga Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan, Kotawaringin Barat, karena membeli handphone tanpa dilengkapi surat resmi pembelian, dia diamankan petugas dari Satreskeim Polres Kobar.

Bahrian, diamankan petugas lantaran diketahui handphone yang dibelinya jenis Vivo YC9 merupakan hasil curian, sehingga, hingga, Senin (14/9/2020) dia masih berurusan dengan penyidik kepolisian Polres Kobar.

“Benar Bahrian, membeli dari pelaku Ardiansyah dengan cara tukar tambah dengan handphone miliknya dengan menambah uang Rp 250.000. membeli meski tanpa dilengkapi kotak, nota jual beli dan berbagai kelengkapan handphone,” ujar Kapolres Kobar AKBP Andi Kirana melalui Kasatreskrim AKP Rendra. banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved