Breaking News:

Berita Kalteng

Perketat Protokol Kesehatan, Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin Keluarkan Aturan

Peraturan Wali Kota Palangkaraya Nomor 26 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan bertujuan mencegah penyebaran.

BANJARMASINPOST.CO.ID/FATURAHMAN
Fairid Naparin, Wali Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA -  Wali Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Fairid Naparin, mulai Senin (14/9/2020)  mengeluarkan aturan untuk menertibkan warga maupun tempat usaha agar menaati ketentuan yang diberlakukan tersebut.

Peraturan Wali Kota (Perwali) Palangkaraya Nomor 26 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan okonomi, yang menjadi dasar Satgas Covid-19 dalam meningkatkan pengawasan penerapan protokol kesehatan secara masif di Ibu Kota Kalteng tersebut.

Ini karena, jumlah pasien terkonfirmasi positif yang didata oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Palangkaraya terus mengalami penambahan.

Jumlah total terkonfirmasi positif hingga Minggu (13/9/2020) mencapai 1.017 orang. Terakhir mengalami penambahan 5 orang, dalam perawatan total mencapai 172 orang bertambah 2 orang, pasien sembuh mencapai 786 orang bertambah 2 orang pasien meninggal mencapai 59 orang bertambah 1 orang .

Wali Kota Fairid Naparin dan jajarannya, Senin (14/9/2020) melakukan apel pasukan untuk penrapan aturan perwali tersebut."Implemetasi Perwali yang dibuat itu akan diterapkan pada 14 September 2020 , hari ini, personil sudah disiapkan untuk pengawasan hingga penindakannya," ujarnya.

Update Covid-19 Kalteng: Positif Tembus 3.022 Orang, Gubernur Minta Warga Kurangi Keluar Rumah

Toko Percetakan Prima Art di Palangkaraya Kalteng Dibobol Pencuri, Polisi Selidiki Kasusnya

Penularan Covid-19 Palangkaraya Terus Bertambah, Penyemprotan Desinfektan Digencarkan

GTPP Palangkaraya Waspadai Klaster Keluarga dan Perkantoran, Terkonfirmasi Positif Capai 1.012 Orang

DPR dan Mentan Debat Panas Soal Food Estate di Kalteng

Untuk Perwali Palangkaraya Nomor 26 Tahun 2020 tersebut,  setidaknya menjadi cara efektif agar protokol kesehatan tersebut benar-benar dijalankan secara displin oleh masyarakat dan kelompok usaha.

"Perwali diatur setiap orang harus disiplin memakai masker, cuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan,” ujarnya.

Masyarakat harus patuh dan taat terhadap aturan dan anjuran dari pemerintah. "Ini adalah upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 sampai vaksin ditemukan. Saya mendorong satgas Covid-19, tidak mengendurkan sedikitpun pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan. Tegakkan aturan untuk kita semua,”ujarnya. 

Fairid menjelaskan, diterbitkannya perwali sebagai bentuk perlindungan dari pemerintah kepada masyarakat.l, mengingat keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi bagi negara ini.Jumlah kasus positf Covid-19 terus bertambah.

"Kita semua tidak boleh lengah, masyarakat harus mendukung setiap aturan sebagaima instruksi Presiden RI Joko Widodo agar menekan angka penyebaran Covid-19 ini.”ujarnya lagi.

(Banjarmasinpost.co.id/Faturhman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved