Breaking News:

Berita Kalteng

Tujuh Desa di Katingan Tengah Kalteng Terendam, Polsek Intensifkan Pemantauan Debit Air Sungai

Banjir akibat luapan Sungai Katingan, Kalimantan Tengah, masih saja terjadi meskipun di kawasan hulu Katingan debit air mulai turun

polres katingan
Petugas kepolisian Polsek Katingan Tengah, intensif memantau ketinggian air dan sosialisasi kepada warga untuk waspada banjir dan kamtibmas. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, KARINGAN - Banjir akibat luapan Sungai Katingan, Kalimantan Tengah, masih saja terjadi meskipun di kawasan hulu Katingan debit air mulai turun, namun sangat memungkinkan mengarah ke Katingan Tengah.

Kondisi ini menjadi perhatian, Polsek Katingan Tengah, yang terus melakukan pemantauan debit air di Sungai Katingan.

Ini merupakan upaya antisipasi pencegahan dan peringatan dini kepada warga yang bermukim di Katingan Tengah Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

Nama Bayi Zaskia Sungkar dan Irwansyah Terungkap, Kakak Shireen Sungkar Ternyata Panggil Begini

Beda Sikap Betrand Peto dan Alwi di Awal Karier Diungkap, Putra Ruben Onsu-Sarwendah Bikin Merinding

Permintaan Maaf Lutfi Agizal pada Keluarga Iis Dahlia, Mantan Salshadilla Juwita Salahkan Netizen

Kapolsek Katingan Tengah Ipda Bahrul Ilmi, mengintensifkan kegiatan patroli sekaligus mengecek debit air di wilayah Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan.

Patroli dan pengecekan debit air sungai ini, untuk mengantisipasi banjir susulan akibat luapan air sungai Katingan.

Pengecekan ini sebagai upaya deteksi dini mengantisipasi bencana banjir di Kecamatan Katingan Tengah.

"Ddebit air mulai mengalami kenaikan 55 cm dan sebagian rumah warga sudah tergenang banjir," ujarnya.

Menurut dia, ada tujuh desa yang terendam banjir, jalan maupaun pekarangan rumahnya.

"Desa yang mengalami banjir yaitu Desa Samba Bakumpai, Batu Badinding, Samba Katung, Telok, Kelurahan Samba Kahayan dan Desa Samba Danum," ujarnya.

Selain pengecekan debit air, pihaknya juga melaksanakan patroli dialogis sebagai upaya mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat dengan menurunkan sejumlah personel ke lapangan.

“Sebagai aparat keamanan kami mengingatkan masyarakat, untuk bersama-sama menjaga keamanan di lingkungannya, tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan dan melaporkan apabila sewaktu-waktu debit air meningkat, agar warga tetap waspada banjir,” ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved