Breaking News:

Wabah Corona di Kalteng

Update Covid-19 Kalteng: Positif Tembus 3.022 Orang, Gubernur Minta Warga Kurangi Keluar Rumah

GTPP Provinsi Kalteng mencatat penambahan pasien positif Covid-19 sebanyak 57 orang, sehingga totalnya mencapai 3.022 orang.

POLRESTA PALANGKARAYA UNTUK BPOST GROUP
Personil TNI dan Polri diturunkan ke lapangan untuk menertibkan warga yang tidak taat terhadap protokol kesehatan dengan menerapkan sanksi denda maupun sanksi sosial dengan mengenakan baju rompi oranye bertuliskan pelanggar Protokol Kesehatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menduduki urutan pertama penambahan terkonfirmasi positif Covid-19 se , Provinsi Kalimantan Tengah.

Hal itu berdasarkan data rilis dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Kalteng, Senin (14/9/2020) sore.

Ketua GTPP Provinsi Kalteng, H Sugianto Sabran, melalui juru bicara, dr Caroline Ivonne, menyebutkan, penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 hari ini sebanyak 57 orang.  Dengan demikian, totalnya sampai sekarang mencapai 3.022 orang.

Mereka yang dalam perawatan bertambah 37 orang sehingga  total 616 orang, pasien yang sembuh bertambah 19 orang sehingga totalnya 2.288 orang,  meninggal bertambah 1 orang sehingga total mencapai 118 orang.

"Dari jumlah penambahan terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, Kabupaten Kotim paling banyak kasus positif hari ini dengan jumlah mencapai 37 orang," sebut Caroline.

DPR dan Mentan Debat Panas Soal Food Estate di Kalteng

Presiden Joko Widodo Diagendakan Tanam Padi Bersama Warga di Kawasan Food Estate Kalteng

Sementara itu, di Kota Palangkaraya dan Kabupaten Barito Timur juga terjadi penambahan terkonfirmasi positif masing-masing sebanyak 14 orang. Dan, di Kabupaten Seruyan bertambah 2 orang.

Gubernur H Sugianto Sabran meminta agar masyarakat Kalimantan Tengah tetap berhati-hati di mana pun berada terhadap penularan virus corona.

"Kewaspadaan juga harus dilakukan di dalam rumah jika ada salah satu anggota keluarga yang kerap bepergian," ujarnya.

Dia menyampaikan, seseorang yang tidak pernah bepergian bukan berarti terbebas dari penularan Covid-19.

Halaman
12
Penulis: Fathurahman
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved